This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

Selasa, 29 September 2009

Armand Maulana - Kau Tetap Milikku


Armand Maulana - Kau Tetap Milikku

Selamat tinggal
Kekasih selamat tinggal
Aku kan pergi
Untuk waktu yang cukup lama



Selalu dihatiku
Cintamu dimanapun aku berada
Selalu di hati
Dalam setiap langkah-langkahku

Biar jarak memisahkan
Namun asmaramu kan tetap milikku
Walau terpisah lautan
Bayangan dirimu
Kan selalu hadir dalam mimpiku

Ucapkanlah selamat jalan untukku
Dan tak perlu tetes air matamu itu
senyum dan pelukmu
Cukuplah sebagai pelepasmu pergi
Selalu di hati
Dalam setiap langkah-langkahku

Biar jarak memisahkan
Namun asmaramu kan tetap milikku
Walau terpisah lautan
Bayangan dirimu
Kan selalu hadir dalam mimpiku

Lama gak Blogging

waduh ..
>,<

lama gak nge-post yang baru neh, hehehe ...

masih berusaha buat bisa belajar nulis di blog,
=)

Rabu, 01 Juli 2009

Gashuku Bela Diri Kempo Di Dojo SMK Telkom Banjarbaru

Gashuku dan ujian kenaikan tingkat sampai ke kyu II, dilaksanakan di dojo SMK Telkom Banjarbaru mulai tanggal 27 sampai 28 Juni 2009 diikuti oleh 21 kenshi dari berbagai dojo Martapura, Banjarbaru, dan Banjarmasin.

--registrasi sebelum ujian--




--ujian teorinya ada juga--


--latihan kihon di lapangan basket--


--dan baju pun dijemur, setelah banjir keringat--


--latihan kihon lagi di dalam aula--


--simpai dewan penguji--

--kenshi terbaik, hehe--






--dan insiden "itu"pun terjadi, tradisi kempo--










Rabu, 17 Juni 2009

aku dan motorku


berbagai medan jalanan telah kita lalui bersama
dari palangkaraya hingga negara, hulu sungai selatan
kau temani diriku dari sekolah dasar hingga sekarang
sebagai pengganti vespa ayahku yang sering mogok
yang dulu ban depannya pernah terlepas ditengah perjalanan
hingga membuat diriku, ayahku, ibuku, dan abangku terluka menaikinya
huhuhu
cape deeehhh..

kau juga pengganti sepedaku yang dulu
sepeda, sahabatku smp dulu
kini kau selalu menemani hari-hariku
menemaniku pulang-pergi sekolah di banjarbaru
sampai kepada kelulusanku di SMK Telkom Banjarbaru
alhamdulillah ...
walau di sekolah kau tergolong kelompok motor lama
kau juga yang selalu mengantarkanku ke kantor
kau sering dikatain teman-temanku sebagai sepeda motor yang "be-amin"
bagiku, kau "be-Amin", mendo'akan keselamatan bagi pengendaranya
kecepatanmu yang maksimal 105 km/jam
kau berani menerjang truck gede merek "patria" dan "hino"
wkwkwkwkwkwkwk
kau dan aku laksana ksatria baja hitam dan belalang tempurnya
hohoho

aku akan selalu merawatmu dan menjagamu
jangan sampai ada tangan-tangan tidak bertanggungjawab yang menyentuhmu, yang membuatmu menangis
(bingung gua)
dulu pernah aku berkata pada ayahku
"bah, mun ulun punya sepeda motor, ulun ke masjid tarus, ke masjid yang jauh, naik motor"
kini adakah janji itu kupenuhi,
aku tak ingin membuat dirimu kecewa,
karena tak menepati janjiku pada ayahku,

mudah-mudahan kelak,
kau menjadi saksiku ketika menghadap-NYa
bahwa kau sering kubawa untuk tujuan ibadah,
aku ingin kau temani diriku
menggapai cita-cita bersama
hingga akhir hayatku



- karya Boni Fajarwan

Senin, 01 Juni 2009

Berhati-hati dengan "Salam"

oleh : indra yogiswara, Jakarta/www.hidayatullah.com
Mungkin karena kesibukan, diantara kita sering menyingkat ucapan "salam" yang arti awalnya doa keselamatan justru menjadi "cacian" dan kata "jorok". Lho bagaimana bisa?
السلام عليكم ورحمة الله وبركاته

Hidayatullah.com--Ucapan "Assalamu'alaikum", السلام عليكم, merupakan anjuran agama, dan sangat berpengaruh terhadap kehidupan umat beragama, dengan salam dapat menjalin persaudaraan dan kasih sayang, karena orang yang mengucapkan salam berarti mereka saling mendo'akan agar mereka mendapat keselamatan baik di dunia maupun di akhirat. Nabi Muhammad SAW bersabda, "Kalian tak akan masuk surga sampai kalian beriman dan saling mencintai. Maukah aku tunjukkan satu amalan bila dilakukan akan membuat kalian saling mencintai? Yaitu, sebarkanlah salam di antara kalian." [HR Muslim dari Abi Hurairah]

Saya seringkali menerima sms atau e-mail dari beberapa kawan dan juga beberapa ustadz yang mengawali salamnya dengan singkatan. Singkatannya pun macam-macam. Ada yang singkat seperti "Asw" atau "Aslm". Ada yang sedikit lebih panjang seperti ; "Ass Wr Wb" atau "Aslmwrwb" . Namun yang sering saya dapatkan, adalah singkatan "Ass". Singkatan terakhir ini paling umum dan paling sering digunakan. Bagi saya, ini adalah singkatan yang tidak enak untuk dibaca, terlebih kalau mengerti artinya.

Marilah kita simak singkatan ini. Dalam kamus linguistik yang saya punya, arti dari kata Ass yang berasal dari bahasa Inggris itu adalah sebagai berikut;
"Ass" berarti: Pertama, kb. (animal) yang artinya keledai. Kedua, orang yang bodoh. Don't be a silly (Janganlah sebodoh itu). Dan ketiga, Vlug (pantat).

Padahal seperti kita ketahui ucapan Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh adalah sebuah ucapan salam sekaligus doa yang kita tujukan kepada orang lain. Ucapan salam dalam Islam sesungguhnya merupakan do'a seorang Muslim terhadap saudara Muslim yang lain. Maka, apabila kita mengucap salam dengan hanya menuliskan "Ass", secara tidak sadar mungkin kita malah mendoakan hal yang buruk terhadap saudara kita.

Kita paham, mungkin banyak orang diantara kita cukup sibuk dan ingin cepat buru-buru menulis pesan. Barangkali, singkatan itu bisa mempercepat pekerjaan. Karena itu, penulis menyarankan, jika memang keadaan sedang tidak memungkinkan untuk menulis salam lewat SMS dengan kalimat lengkap karena sedang menyetir di jalan, misalnya, solusinya cukup mudah adalah menulis pesan to the point saja. Tulislah "met pagi, met siang, met malam dan seterusnya. Ini masih lebih baik dibandingkan kita harus memaksakan diri menggunakan singkatan dari doa keselamatan Assalamu'alaikum menjadi "Ass" (pantat).

Jangan sampai awalnya kita ingin menyampaikan doa keselamatan yang terjadi justeru sebaliknya, mendoakan keburukan. Kalau boleh saya mengistilahkah, niat baik ingin berdoa, jadinya malah ucapan kotor.

Ucapan salam adalah ucapan penghormatan dan doa. Apabila kita dihormati dengan suatu penghormatan maka seharusnya kita membalas dengan sebuah penghormatan pula yang lebih baik, atau minimal, balaslah dengan yang serupa. Sesungguhnya Allah akan memperhitungkan setiap yang kamu kerjakan.
Hasa saja, kalau kita mengganti ucapan kalimat salam arti awalnya sangat mulia, maka, yang terjadi adalah sebaliknya, salah dan bisa-bisa menjadi umpatan kotor.

Karena itu, jika tidak berhati-hati, mengganggati ucapan Assalamu'alaikum (Semoga sejahtera atasmu) dengan menyingkatnya menjadi "Ass" (pantat), ini mirip dengan mengganti doa yang baik dengan mengganti dengan bahasa jalanan orang Jakarta, yang artinya kira-kira, berubah arti menjadi (maaf) "Pantat Lu!"
Singkatan ala Rasulullah

Meski nampak sederhana, ucapan salam sudah diatur oleh agama kita (Islam). Ucapan Assalamu alaikum السلام عليكم dalam Bahasa Arab, digunakan oleh kaum Muslim. Salam ini adalah Sunnah Nabi Muhammad SAW, intinya untuk merekatkan ukhuwah Islamiyah umat Muslim di seluruh dunia. Mengucapkan salam, hukumnya adalah sunnah. Sedangkan bagi yang mendengarnya, wajib untuk menjawabnya. Itulah agama kita.

Sebelum Islam datang, orang Arab terbiasa menggunakan ungkapan-ungkapan salam yang lain, seperti Hayakallah. Artinya semoga Allah menjagamu tetap hidup. Namun ketika Islam datang, ucapan itu diganti menjadi Assalamu 'alaikum. Artinya, semoga kamu terselamatkan dari segala duka, kesulitan dan nestapa.
Ibnu Al-Arabi didalam kitabnya Al-Ahkamul Qur'an mengatakan, bahwa salam adalah salah satu ciri-ciri Allah SWT dan berarti "Semoga Allah menjadi Pelindungmu".

Dari Abu Hurairah ra., ia berkata bahwa Rasul bersabda, "Kamu tidak akan masuk surga hingga kamu beriman, dan kamu tidak beriman hingga kamu saling mencintai (karena Allah). Apakah kamu maujika aku tunjukkanpada satu perkara jika kamu kerjakan perkara itu maka kamu akan saling mencintai? Sebarkanlah salam di antara kamu!" (HR. Muslim)

Abu Umammah RA meriwayatkan bahwa Rasulullah SAW bersabda: "Orang yang lebih dekat kepada Allah SWT adalah yang lebih dahulu memberi Salam." (Musnad Ahmad, Abu Dawud, dan At Tirmidzi)

Abdullah bin Mas'ud RA meriwayatkan Bahwa Rasulullah SAW bersabda, "Salam adalah salah satu Asma Allah SWT yang telah Allah turunkan ke bumi, maka tebarkanlah salam. Ketika seseorang memberi salam kepada yang lain, derajatnya ditinggikan dihadapan Allah. Jika jama'ah suatu majlis tidak menjawab ucapan salamnya maka makhluk yang lebih baik dari merekalah (yakni para malaikat) yang menjawab ucapan salam." (Musnad Al Bazar, Al Mu'jam Al Kabir oleh At Tabrani)

Abu Hurairah meriwayatkan bahwa Rasulullah SAW bersabda, "Orang kikir yang sebenar-benarnya kikir ialah orang yang kikir dalam menyebarkan Salam." Allah SWT berfirman didalam Al-Qur'an Surat An-Nisa Ayat 86. Demikianlah Allah SWT memerintahkan agar seseorang membalas dengan ucapan yang setara atau yang lebih baik.

Bedanya agama kita dengan agama lain, setiap Muslim ketika mengucapkan salam kepada saudaranya, dia akan diganjar dengan kebaikan (pahala).

Dalam kaidah singkat menyingkat pun sudah diatur oleh Allah dan diajarkan kepada Rasulullah. Dalam suatu pertemuan bersama Rasulullah SAW, seorang sahabat datang dan melewati beliau sambil mengucapkan, "Assalamu 'alaikum". Rasulullah SAW lalu bersabda, "Orang ini mendapat 10 pahala kebaikan," ujar beliau.
Tak lama kemudian datang lagi sahabat lain. Ia pun mengucapkan, "Assalamu'alaikum Warahmatullah." Kata Rasulullah SAW, "Orang ini mendapat 20 pahala kebaikan." Kemudian lewat lagi seorang sahabat lain sambil mengucapkan, "Assalamu 'alaikum warahmatullah wa baraokatuh." Rasulullah pun bersabda, "Ia mendapat 30 pahala kebaikan." [HR. Ibnu Hibban dari Abi Hurairah].

Nah dari tiga singkatan itu silahkanAnda pilih yang mana yang Anda inginkan tanpa harus menyingkatnya sendiri yang justru bisa menghilangkan nilai pahalanya. Tentu saja, jangan Anda lupakan, tiga singkatan itu sudah rumus dari Nabi yang dipilihkan untuk kita.

Satu hal lagi yang perlu diingat adalah ketika kita menuliskan kata Assalamu'alaikum, perlu diperhatikan agar jangan sampai huruf L nya tertinggal sehingga menjadi Assaamu'alaikum.
Karena apa ? Diriwayatkan bahwa dahulu ada seorang Yahudi yang memberi salam kepada Nabi dengan ucapan "Assaamu 'alaika ya Muhammad" (Semoga kematian dilimpahkan kepadamu).

Dan kata assaamu ini artinya kematian. Kata ini adalah plesetan dari "Assalaamu 'alaikum". Maka nabi berkata, "Kalau orang kafir mengatakan padamu assaamu 'alaikum, maka jawablah dengan wa 'alaikum (Dan semoga atas kalian pula)." [HR. Bukhari]

Tulisan ini, mungkin nampak sederhana. Meski sederhana, dampaknya cukup besar. Boleh jadi, kita belum pernah membayangkannya selama ini. Nah, setelah ini, sebaiknya alangkah lebih baik jika memulai kembali menyempurnakan salam kepada saudara kita. Tapi andaikata memang kondisi tak memungkinkan, sebaiknya, pilihlah singkatan yang sudah dipilihkan Nabi kita Muhammad SAW tadi. Mungkin Anda agak capek sedikit tidak apa-apa, sementara sedikit capek, 30 pahala kebaikan telah kita kantongi.

Jumat, 27 Maret 2009

Memuliakan Ilmu

Ketika mendengar ketinggian ilmu Imam Malik, Khalifah Harun ar-Rasyid memerintahkan salah seorang utusannya untuk memanggil sang ulama. Dari bawahannya, ia sering mendengar tentang kitab al-Muwaththa' karangan Imam Malik yang kerap dibahas di masjid-masjid. Namun, betapa terkejutnya Harun ar-Rasyid. Imam Malik tak mau datang ke istananya.



Khalifah Kelima Daulah Abbasiyah itu memerintahkan pesuruhnya untuk memberitahu tujuannya memanggil sang Imam. "Saya ingin anak-anakku mendegarkan kajian kitab al-Muwaththa' di istana," ujar Harun ar-Rasyid.

Ketika hal itu disampaikan, dengan tegas Imam Malik menjawab, "Semoga Allah memberikan kejayaan kepada Amirul Mukminin. Ilmu ini datang dari baitun nubuwah (rumah kenabian). Jika kalian memuliakannya ia akan mulia. Jika kalian merendahkannya, ia jadi hina. Ilmu harus didatangi, bukan mendatangi."

Harun ar-Rasyid tak bisa berbuat apa-apa. Ia lantas menyuruh kedua putranya datang ke masjid untuk mengaji bersama rakyatnya. Imam Malik berkata, "Boleh dengan syarat mereka tidak melangkah bahu jamaah yang datang lebih dulu. Anak-anakmu harus rela duduk di mana saja yang tersedia buat mereka."

Sikap penghulu madzhab Maliki itu menunjukkan betapa tinggi penghargaannya terhadap ilmu. Ia tak mau ilmu "dilecehkan" bahkan oleh seorang khalifah sekalipun. Kalimat yang disampaikannya masih terngiang di telinga para pencari ilmu hingga kini: al-'Ilmu yu'ta ilaihi wa la ya'ti (Ilmu itu harus didatangi, bukan mendatangi).

Mudah-mudahan kita termasuk orang-orang yang memuliakan ilmu. Amien.

dikutip dari majalah Islam Sabili.

Rabu, 25 Maret 2009

Beri Makan Hamsternya

Selasa, 10 Maret 2009

Skript Java, If Berkalang

buat teman-teman 3 D, neh skript java yang dikasih k'Indra lewat e-mail kemarin,,,
good luck semuanya,,,
semoga sukses demonya ntar,,,
mudah-mudahan angkatan VIII Lulus semuanya,,, amiiiN



// --------------------------------

// Berkas: IfBerkalang.java
//
// Menggunakan kelas BacaKeyboard
// --------------------------------
import java.io.*;
public class IfBerkalang {
public static String bacaString() {
int karakter;
String str = "";
boolean selesai = false;

while(!selesai) {
try {
karakter = System.in.read();
if (karakter < karakter ="=">
selesai = true;
else if ((char) karakter != '\r')
str = str + (char) karakter;
}
catch(java.io.IOException e) {
System.err.println("Ada kesalahan");
selesai = true;
}
}

return str;
}

public static void main(String[] args)
{
System.out.println("\nPROGRAM NILAI UJIAN");
System.out.println("----------------------------\n");

// Menginstruksikan user untuk memasukkan suatu integer >= 0
System.out.print("Masukkan Nilai Ujian : ");
String st;
char skor;
st = bacaString();
int nilaiUjian = Integer.valueOf(st).intValue();

if (nilaiUjian >= 90)
skor = 'A';
else
if (nilaiUjian >= 80)
skor = 'B';
else
if (nilaiUjian >= 60)
skor = 'C';
else
if (nilaiUjian >= 50)
skor = 'D';
else
skor = 'E';

System.out.println("Skor: " + skor);
}
}

Kamis, 19 Februari 2009

Bila Al-Qur'an Bisa Bicara

Waktu engkau masih kanak-kanak, kau laksana kawan sejatiku
Dengan wudu' aku kau sentuh dalam keadaan suci
Aku kau pegang, kau junjung dan kau pelajari
Aku engkau baca dengan suara lirih ataupun keras setiap hari
Setelah usai engkaupun selalu menciumku mesra

Sekarang engkau telah dewasa...
Nampaknya kau sudah tak berminat lagi padaku...
Apakah aku bacaan usang yang tinggal sejarah...
Menurutmu barangkali aku bacaan yang tidak menambah pengetahuanmu
Atau menurutmu aku hanya untuk anak kecil yang belajar mengaji saja?
Sekarang aku engkau simpan rapi sekali hingga kadang engkau lupa dimana menyimpannya
Aku sudah engkau anggap hanya sebagai perhiasan rumahmu
Kadangkala aku dijadikan mas kawin agar engkau dianggap bertaqwa
Atau aku kau buat penangkal untuk menakuti hantu dan syetan
Kini aku lebih banyak tersingkir, dibiarkan dalam kesendirian dalam kesepian
Di atas lemari, di dalam laci, aku engkau pendamkan.

Dulu...pagi-pagi...surah-surah yang ada padaku engkau baca beberapa halaman
Sore harinya aku kau baca beramai-ramai bersama temanmu di surau.....

Sekarang... pagi-pagi sambil minum kopi...engkau baca Koran pagi atau nonton berita TV
Waktu senggang..engkau sempatkan membaca buku karangan manusia
Sedangkan aku yang berisi ayat-ayat yang datang dari Allah Yang Maha Perkasa.
Engkau campakkan, engkau abaikan dan engkau lupakan...

Waktu berangkat kerjapun kadang engkau lupa baca pembuka surahku (Basmalah)
Diperjalanan engkau lebih asyik menikmati musik duniawi
Tidak ada kaset yang berisi ayat Alloh yang terdapat padaku di laci mobilmu
Sepanjang perjalanan radiomu selalu tertuju ke stasiun radio favoritmu
Aku tahu kalau itu bukan Stasiun Radio yang senantiasa melantunkan ayatku

Di meja kerjamu tidak ada aku untuk kau baca sebelum kau mulai kerja
Di Komputermu pun kau putar musik favoritmu
Jarang sekali engkau putar ayat-ayatku melantun
E-mail temanmu yang ada ayat-ayatkupun kadang kau abaikan
Engkau terlalu sibuk dengan urusan duniamu

Benarlah dugaanku bahwa engkau kini sudah benar-benar melupakanku
Bila malam tiba engkau tahan nongkrong berjam-jam di depan TV
Menonton pertandingan Liga Italia , musik atau Film dan Sinetron laga
Di depan komputer berjam-jam engkau betah duduk
Hanya sekedar membaca berita murahan dan gambar sampah

Waktupun cepat berlalu...aku menjadi semakin kusam dalam lemari
Mengumpul debu dilapisi abu dan mungkin dimakan kutu
Seingatku hanya awal Ramadhan engkau membacaku kembali
Itupun hanya beberapa lembar dariku
Dengan suara dan lafadz yang tidak semerdu dulu
Engkaupun kini terbata-bata dan kurang lancar lagi setiap membacaku.

Apakah Koran, TV, radio , komputer, dapat memberimu pertolongan ? Bila
engkau di kubur sendirian menunggu sampai kiamat tiba Engkau akan
diperiksa oleh para malaikat suruhanNya
Hanya dengan ayat-ayat Allah yang ada padaku engkau dapat selamat melaluinya.

Sekarang engkau begitu enteng membuang waktumu...
Setiap saat berlalu...kuranglah jatah umurmu...
Dan akhirnya kubur sentiasa menunggu kedatanganmu..
Engkau bisa kembali kepada Tuhanmu sewaktu-waktu
Apabila malaikat maut mengetuk pintu rumahmu.

Bila aku engkau baca selalu dan engkau hayati...
Di kuburmu nanti....
Aku akan datang sebagai pemuda gagah nan tampan
Yang akan membantu engkau membela diri
Bukan koran yang engkau baca yang akan membantumu Dari perjalanan di alam akhirat
Tapi Akulah "Qur'an" kitab sucimu
Yang senantiasa setia menemani dan melindungimu

Peganglah aku lagi . .. bacalah kembali aku setiap hari
Karena ayat-ayat yang ada padaku adalah ayat suci
Yang berasal dari Alloh, Tuhan Yang Maha Mengetahui
Yang disampaikan oleh Jibril kepada Muhammad Rasulullah.

Keluarkanlah segera aku dari lemari atau lacimu...
Jangan lupa bawa kaset yang ada ayatku dalam laci mobilmu
Letakkan aku selalu di depan meja kerjamu
Agar engkau senantiasa mengingat Tuhanmu

Sentuhilah aku kembali...
Baca dan pelajari lagi aku....
Setiap datangnya pagi dan sore hari
Seperti dulu....dulu sekali...
Waktu engkau masih kecil , lugu dan polos...
Di surau kecil kampungmu yang damai
Jangan aku engkau biarkan sendiri....
Dalam bisu dan sepi....
Mahabenar Allah, yang Mahaperkasa lagi Mahabijaksana.

Sabtu, 14 Februari 2009

Dicari, MALING Daerah Banjarmasin ! ! !

DICARI
PENCURI BERDARAH DINGIN
(Yang Dijadikan Korban Bukan Hanya Orang Lain Tetapi Juga Keluarga Sendiri)




NAMA : FATHURAHMAN BIN SABRANSYAH
UMUR : 30 - 35 Tahun
ALAMAT: Banjarmasin, Kal-Sel / Tidak Menentu
MENGENAKAN CELANA JEANS
Merk Rokok : RED

Telah menggelapkan Uang sebuah perusahaan yang beralamat di Palangka Raya sebanyak Rp. 8.000.000 (Delapan Juta Rupiah).

Terakhir telah membawa kabur sebuah HandPhone (HP) merek Nokia 3105 CDMA milik Saya & banyak lagi korban-korban yang lainnya.
Kabarnya, setelah mengambil handPhone saya, dia juga mengambil handPhone keluarga saya di jl. Ahmad Yani km 7 Banjarmasin.

Bagi siapa saja yang melihat atau menemukannya (lihat Foto di atas) harap berhati-hati dan langsung laporkan ke kantor Polisi terdekat.
atau silahkan hubungi Saya.