This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

Minggu, 27 November 2011

Selamatkan Orang Utan dari Kepunahan !!


Orang utan atau  Pongo Pygmaeus merupakan sejenis kera besar dengan lengan panjang dan berbulu kemerahan atau cokelat yang hidup di hutan tropika Indonesia dan Malaysia, khususnya di Pulau Kalimantan dan Sumatera. (wikipedia)

Akhir-akhir ini banyak terjadi pembantaian dan penyiksaan terhadap Orang utan oleh pihak tertentu. Berikut informasi yang Saya dapat dari kaskus (thanks to agan adhie666):

The Centre for Orangutan Protection (COP) menemukan beberapa wilayah populasi Orang utan di Kalimantan menjadi pusat penyiksaan dan pembantaian oleh pihak tertentu. Bahkan, pelakunya diduga melibatkan perusahaan perkebunan dari negara asing.

Menurut COP, ada perusahaan tertentu yang sengaja memberikan hadiah sebesar Rp500 ribu hingga Rp1 juta kepada pihak yang berhasil menghabisi orang utan setiap kali mendekat ke lahan konsesi. Bagi perusahaan itu, primata ini adalah hama yang mengganggu perkebunan sawit.

COP mengaku menemukan bukti-bukti terkait pembantaian itu. Mereka menemukan kerangka orang utan, banyak yang mati ditembak dan bangkainya masih dipohon.

Menurut COP, penyiksaan ini bukan pertamakali terjadi, diduga sejak 2008. COP telah melaporkan pembantaian ini ke pemerintah, namun tidak pernah mendapat tanggapan serius.

COP akan melaporkan pembantaian ini hingga ke Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Seperti dilansir tvOne, mereka juga akan menempuh jalur hukum. 

Pembantaian orang utan ini telah mendapat sorotan dunia internasional.


Orang utan menemui nasib tragis di desa-desa di Kalimantan, di wilayah Republik Indonesia. Setidaknya 750 ekor Pongo pygmaeus dibantai oleh warga dalam waktu yang lama. 

Sebagian Orang utan dibunuh demi rangkanya, ada juga warga yang mengincar daging hewan itu. 

Kabar memprihatinkan ini kali pertama dimuat dalam pemberitaan harian lokal di Kaltim. Pembantaian itu diduga berlangsung sekitar tahun 2009-2010 lalu, di Desa Puan Cepak, Kecamatan Muara Kaman, Kutai Kartanegara.

Kini, pembantaian orang utan kini bukan hanya isu Indonesia, tapi juga jadi perhatian dunia. Sejumlah media internasional memberitakan kasus ini.

Washington Post pada Senin 14 November 2011 memberitakan tentang sebuah survei yang dilakukan terkait Orang utan. Erik Meijaard, penulis utama laporan survei yang dimuat jurnalPLoSOne mengatakan, ia yakin pembantaian menunjukkan Orang utan menghadapi ancaman serius, lebih gawat dari yang diperkirakan sebelumnya. 

Indonesia adalah rumah bagi 90 persen spesies Orang utan. Sekitar 50 ribu sampai 60 ribu hewan itu tinggal di hutan rimba. Namun akibat pembabatan hutan untuk perkebunan kayu bahan kertas, atau kelapa sawit, Orang utan berkonflik dengan manusia.

Sementara, Nature Conservancy dan sejumlah organisasi lain mewawancarai sedikitnya 7.000 warga di 687 desa untuk mengetahui alasan mereka membunuh orangutan.
Sebelumnya, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menegaskan pentingnya menjaga kelestarian hutan. Dia tak ingin generasi mendatang mendapat cerita mengenai kepunahan sejumlah spesies karena hutan terbabat habis.

"Saya tidak ingin nanti menjelaskan kepada cucu saya, Almira (Tunggadewi), bahwa kita tidak bisa melestarikan hutan," kata Presiden SBY dalam pidato konferensi internasional mengenai hutan di Jakarta, Selasa 27 September 2011.

Menurut dia, hutan bukan saja penyaring udara tetapi juga menjaga keanekaragaman hayati. "Keajaiban dunia hewan seperti harimau Sumatra, badak dan orangutan," kata Yudhoyono

Komentar DPR RI

DPR RI bereaksi keras dengan kabar maraknya pembantaian orang utan di Kalimantan yang diduga dilakukan perusahaan perkebunan sawit asal Malaysia.
“Orang utan itu satwa yang dilindungi. Apapun alasannya pembunuhan apalagi pembantaian itu melanggar undang-undang dan wajib diusut dengan hukum yang berlaku ,” tegas Wakil Ketua Komisi IV DPR RI, Firman Subagyo, kepada wartawan, Kamis (17/11).
Belakangan kabar pembantaian orang utan di Kalimantan marak, menyusul pembukaan lahan perkebunan sawit asal Malaysia.
Perusahaan sawit negeri jiran itu diduga dengan sengaja membantai orang utan karena dianggap sebagai hama kebun sawit atau kesengajaan karena orang hutan kebanggaan Indonesia. Warga sekitar perkebunan dibayar untuk bisa membantai satwa yang dilindungi tersebut.
“Sikap Komisi IV DPR, mendesak pemerintah menegakan hukum yang ada. Perusahaan yang melanggar undang-undang itu sebenarnya tahu bahwa orangutan adalah satwa dilindungi. Pemerintah harus tegas agar mencabut izin perusahaan sehingga memberi efek jera,” tegasnya 

Center for Orang Utan Protection, lembaga swadaya masyarakat (LSM) untuk penyelamatan orang utan, menyatakan telah terjadi pembantaian terhadap orang utan di sejumlah tempat di Indonesia. Hal itu terbukti dengan ditemukannya puluhan orang utan dalam keadaan tidak bernyawa di beberapa tempat di Indonesia.

Hardi Baktiantoro, Huru Bicara Center for Orang Utan Protection dalam wawancara via telepon dengan Metro TV, Kamis (29/9), menegaskan bahwa tidak ada alasan orang utan tidak dilindungi. Pemerintah, dalam hal ini Kementerian Kehutanan, wajib melindungi orang utan dengan menindak para pembantai orang utan.

Menurut Hardi, semua upaya yang dilakukan pihaknya akan sia-sia dan pembantaian akan terus terjadi, jika penegakan hukum kepada pembantai orang utan dan satwa lainnya, tidak dilakukan. Hardi menilai pemerintah saat ini hanya melihat solusi ekonomi semata, tanpa diimbangi pertimbangan ekologi.

Menurut Hardi, sebanyak 1.200 orang utan kini sudah dievakuasi ke pusat-pusat penyelamatan. Namun teorinya, satu orang utan yang diselamatkan mewakili delapan hingga sepuluh orang utan lain yang terbunuh. Bisa dikatakan 2.400 sampai 12.000 orang utan telah terbunuh.

Pembunuhan orang utan yang terus terjadi disebabkan oleh pembabatan hutan yang dibuka untuk perkebunan kelapa sawit di Kalimantan. Selain masalah habitat, orang utan dianggap hama karena memakan tunas kelapa sawit. Di akhir wawancara, Hardi berpesan agar orang utan sebagai ikon konservasi nasional Indonesia segera diselamatkan dari pembantaian.
=============================================
Saya sebagai admin fajar-one.blogspot.com menolak segala eksploitasi terhadap Orang Utan dan hutan di pulau Kalimantan. Mari kita selamatkan hutan kita dari kepunahan, minimal dengan tidak membuang sampah sembarangan dan tidak membakar lahan sembarangan, sehingga orang utan tidak kehilangan habitatnya. Semoga pemerintah bisa menindak tegas dan cepat terhadap kasus ini.

Kamis, 17 November 2011

Tips Aman Berkendara Sepeda Motor


Berikut beberapa tips aman berkendara sepeda motor dari Saya, semoga bermanfaat :)


Berdo'a
Berdo'alah sebelum berangkat berkendara, karena dengan berdo'a kita akan selalu mengingat Tuhan dan kita berharap semoga Tuhan melindungi kita selamat sampai tujuan.

Periksa Kelengkapan Surat Berkendaraan
Periksa SIM dan STNK atau surat lainnya sebelum berangkat, pastikan dibawa dan tanggal berlakunya tidak kadaluarsa.

Periksa Kondisi Sepeda Motor
Cek kondisi komponen Sepeda Motor seperti ban, rem, lampu, oli atau bensin. Pastikan Sepeda Motor layak dan nyaman dipakai.

Sarung Tangan dan Jaket
Gunakanlah jaket untuk melindungi tubuh dari dinginnya malam atau panasnya siang. Jaket juga dapat melindungi baju dari terkena debu jalanan. Disarankan agar menggunakan jaket yang memiliki kerah sebagai penutup leher, selain melindungi kulit leher dari sinar matahari, juga antisipasi sebagai pelindung leher dari benang layang-layang yang sering dimainkan anak-anak di pinggir jalan. Gunakanlah sarung tangan untuk melindungi kulit tangan dari sinar matahari dan untuk menghindari tangan kapalan.

Atur Waktu
Jangan sampai kita berkendaraan dengan tergesa-gesa hanya karena ingin mengejar waktu, aturlah dengan baik perkiraan waktu pada saat ingin berangkat ke tujuan. Lebih banyak waktu luang akan lebih baik, karena dengan waktu luang yang banyak kita dapat mengendarai sepeda motor dengan kecepatan santai.

Atur Kecepatan dan Jarak
Sesuaikanlah kecepatan sepeda motor dengan jalan yang dilalui, jika jalan yang kita lewati adalah jalan perkampungan atau padat penduduknya sebaiknya jangan lebih dari 30 KM/jam. Jika jalan yang dilewati adalah jalan sepi/trans provinsi/hutan sebaiknya jangan terlalu ngebut untuk antisipasi jika ada binatang liar yang mendadak menyeberang jalan ataupun jika terdapat jalan rusak, sebaiknya aturlah kecepatan rata-rata maksimal 60 KM/jam atau batas kecepatan yang dapat membuat kita mudah untuk mengendalikan sepeda motor.
Pada saat di jalan, aturlah dengan baik jarak sepeda motor dengan kendaraan lain yang di depan, belakang dan samping. Jarak ideal antara kendaraan kita dengan kendaraan yang ada di depan kita adalah 10% dari kecepatan kendaraan. Selain itu, waspadai juga posisi "bilnd spot".

Konsentrasi
Konsentrasi sangatlah penting, hindari berkendara sambil ngobrol dengan teman ketika berboncengan atau sambil merokok, apalagi sambil makan, hahaha :D
Jangan sampai saat berkendara kita masih dalam keadaan mengantuk, jika mengantuk beristirahatlah sejenak di rumah sebelum berangkat atau singgah di Mesjid atau di warung ketika dalam perjalanan.
Hindari menggunakan handphone ketika berkendara di jalan, hal ini sangat beresiko karena sangat mengganggu konsentrasi.
Saya sering melihat para cewek alay di jalan berkendara sambil asyik Blackberry-an, ini harus dihindari.

Lampu Sign
Gunakanlah lampu sign pada saat kita ingin berbelok atau menyelip kendaraan lain. Jarak antara ketika kita menggunakan lampu sign dengan tujuan singgah sebaiknya adalah 10-15 meter sesuai dengan keadaan kendaraan lain yang ada di belakang kita.

Patuhi Rambu Lalu Lintas
Patuhilah peraturan lalu lintas termasuk marka jalan, yang lebih parah lagi jangan sampai kita menerobos lampu lalu lintas pada saat lampu berwarna merah. Jika ingin menyelip kendaraan lain, seliplah melalui arah kanan, gunakan lampu sign kalau perlu.

Bawa Bekal
Bawalah minimal air mineral dan roti-rotian pada saat kita berkendaraan untuk antisipasi jika kita haus dan warung-warung di pinggir jalan saat itu sedang tutup, terutama untuk perjalanan jauh.

Obat-obatan
Saya sarankan agar membawa obat tetes mata untuk antisipasi jika mata merah karena iritasi oleh debu, minyak angin untuk antisipasi jika masuk angin, obat lelah (contoh ultr*cap) untuk antisipasi jika kelelahan/mengantuk, obat bakar, obat luka dan obat yang diperlukan lainnya.

Bersyukur
Bersyukurlah kepada Tuhan karena Anda telah selamat sampai tujuan :)

keterampilan berkendara tidak hanya keterampilan menyelip dan ngebut, tetapi yang lebih penting lagi adalah keterampilan kita berkendara hingga SELAMAT sampai tujuan.

sumber gambar : esq-news.com
Commersial Info :
Perlu website dengan harga bersahabat untuk usaha Anda?
Kunjungi BorneoWebStudioKami akan memberikan layanan yang terbaik untuk Anda.