This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

Minggu, 11 Agustus 2013

Ramadhan Berlalu, Ramadhan Dinanti

Bulan Ramadhan telah berlalu, tak terasa kita juga sudah melewati hari-hari di bulan Syawal, liburan selama lebaran pun juga telah lewat. Semua orang telah kembali ke aktivitas rutin mereka masing-masing, ada yang bekerja atau masuk sekolah.

Masih ingatkah di benak kita? ketika kita dengan rasa mengantuk yang sangat berat menyiapkan makan untuk sahur, kemudian melangkahkan kaki ke masjid untuk melakukan shalat Subuh berjamaah? ketika kita berbuka puasa bersama keluarga di rumah ataupun ketika berbuka di masjid? ketika kita melaksanakan shalat Tarawih ramai-ramai di masjid? ketika kita tadarusan Qur'an? ketika kita melakukan I'tikaf di masjid? sungguh, bulan Ramadhan telah memacu semangat kita untuk lebih tekun beribadah.

Ramadhan merupakan bulan yang penuh dengan pembelajaran. Bangun untuk makan sahur di bulan Ramadhan melatih kita untuk senantiasa melakukan shalat Tahajjud atau shalat Subuh berjamaah di masjid di bulan lain. Tadarusan Qur'an melatih kita agar senantiasa akrab dengan Qur'an untuk selalu dibaca setiap hari. Berbuka puasa di masjid melatih kita supaya shalat Maghrib tepat waktu di masjid. Shalat Tarawih berjamaah melatih kita supaya lebih bersemangat untuk menunaikan shalat Isya berjamaah di masjid.

Dalam suasana yang Fitri ini, Saya, Boni Fajarwan memohon maaf kepada teman-teman semua jika ada kesalahan, baik dalam perkataan maupun perbuatan yang disengaja ataupun tidak disengaja. Semoga  kita semua mendapatkan predikat Taqwa setelah melalui Ramadhan, istiqomah untuk senantiasa semangat beribadah di bulan lainnya dan dipertemukan pada bulan Ramadhan berikutnya, aamiin ya Allah.

Selasa, 16 Juli 2013

Keutamaan Sayyidul Istighfar (Penghulu Istighfar)

Pertama kali mengenal Sayyidul Istighfar ini adalah ketika Saya membaca buku yang ditulis oleh Aa Gym (lupa judul bukunya, hehehe). Dinamakan Sayyidul Istighfar atau Penghulu Istighfar karena melebihi seluruh bentuk Istighfar dalam segala hal keutamaan.

Bacalah Sayyidul Istighfar ketika siang dan malam, ada juga yang berpendapat pagi dan sore. Kapan saja membacanya boleh saja karena ini merupakan dzikir permohonan ampunan kita kepada Allah subhanahu wa ta'ala, Saya biasa membacanya ketika pembukaan dalam berdo'a baik itu berdo'a ketika setelah menunaikan shalat wajib 5 waktu ataupun setelah shalat-shalat sunnah.


"Allahumma anta robbii laa ilaaha illaa anta, kholaqtanii wa ana ‘abduka wa ana ‘ala ‘ahdika wa wa’dika mastatho’tu. A’udzu bika min syarri maa shona’tu, abuu-u laka bini’matika ‘alayya, wa abuu-u bi dzanbii, faghfirlii fainnahuua laa yaghfirudz dzunuuba illa anta"

”Ya Allah Engkau adalah Tuhanku, Tidak ada Tuhan melainkan Engkau,Engkau yang telah menciptakanku,  aku adalah hamba-Mu dan aku dalam ketentuan-Mu serta Janji-Mu dan aku menjalankannya dengan semampuku, aku berlindung kepadamu dari segala kejahatan yang telah aku perbuat, aku mengakui-Mu atas nikmat-Mu terhadap diriku dan aku mengakui dosaku pada-Mu, maka ampunilah aku, sesungguhnya tidak ada yang memberi pengampunan kecuali hanya Engkau”
(HR. Bukhari no. 6306)

Adapun keutamaan atau fadhilah membaca Sayyidul Istighfar, Rasulullah SAW bersabda:
“Barangsiapa mengucapkannya pada siang hari dan meyakininya, lalu dia mati pada hari itu sebelum waktu sore, maka dia termasuk penghuni surga. Dan barangsiapa mengucapkannya pada malam hari dalam keadaan meyakininya, lalu dia mati sebelum waktu pagi, maka dia termasuk penghuni surga.” (HR. Al-Bukhari – Fathul Baari 11/97)

Minggu, 07 Juli 2013

Keimanan yang Dikagumi Rasulullah

Alkisah, suatu ketika Rasulullah saw bermain tebak-tebakan dengan para sahabat. Bertanya Rasulullah, “Tahukah kalian, mereka-mereka yang keimanannya membuatku kagum?”. “Aku tahu ya Rasulullah”, seru salah seorang sahabat. “Mereka yang engkau maksud itu tentulah para malaikat“. “Mengapa engkau berpikir demikian?”, tanya Rasulullah kembali. “Karena para malaikat selalu mematuhi semua perintah Allah. Mereka tidak sekalipun pernah melanggar aturan Allah”, jawab sahabat. “Tapi para malaikat memang ditakdirkan untuk selalu mematuhi perintah Allah. Mereka tidak diberi kelengkapan hawa nafsu seperti layaknya kita. Dan tempat mereka dekat dengan Allah. Wajar jika mereka selalu beriman. Keimanan para malaikat tersebut, sama sekali tidak membuatku kagum”, bantah Rasulullah.

Para sahabat termangu-mangu dengan jawaban Rasulullah tersebut. Mereka terdiam sejenak, memikirkan jawaban apa kiranya yang dikehendaki oleh Rasulullah.Tiba-tiba, salah seorang sahabat berseru, “Aku tahu ya Rasulullah, yang Rasulullah maksudkan tentu para nabi dan rasul utusan Allah.
Mereka manusia biasa seperti kita, namun mereka selalu mematuhi apapun yang Allah perintahkan, apapun resikonya”. Rasulullah tersenyum, “Betul mereka manusia biasa seperti kita, namun mereka mendapatkan petunjuk langsung dari Allah swt. Mereka menerima wahyu dan mendapatkan mukjizat. Wajar jika karena semua itu, mereka beriman kepada Allah”. “Keimanan mereka sama sekali tidak membuat aku kagum”, bantah Rasulullah sekali lagi.

Kembali para sahabat ternganga dengan bantahan Rasulullah tadi. Mereka saling berpandangan lalu kembali tenggelam memikirkan jawaban pertanyaan Rasulullah. “Ah…, sekarang saya tahu ya Rasulullah”, kata salah seorang sahabat dengan muka berseri-seri. “Mereka yang Rasulullah maksudkan itu tentulah kami, para sahabatmu. Kami manusia biasa, kami juga tidak menerima wahyu, dan sama sekali tidak dikaruniai mukjizat apapun. Meskipun demikian, kami berjanji untuk selalu mematuhi segala perintah Allah dan menjauhi segala larangannya”, jelas sahabat tersebut dengan senyum mengembang di wajahnya. Kembali Rasulullah tersenyum mendengar jawaban salah seorang sahabat tadi, “Betul kalian memang tidak menerima wahyu dan sama sekali tidak dikaruniai mukjizat, namun kalian kan melihat dengan mata kepala sendiri, mukjizat yang aku terima. Kalian juga mendengar dengan telinga kalian sendiri ketika wahyu Allah aku bacakan. Wajar jika karena itu, kalian beriman kepada Allah. Keimanan kalian, sama sekali tidak membuatku kagum”.

Kali ini para sahabat betul-betul terhenyak dengan bantahan Rasulullah barusan. Dengan perasaan putus asa karena sudah kehabisan akal, akhirnya mereka menyerah, “Kiranya hanya Allah dan rasul-Nya saja yang tahu jawaban pertanyaan Rasulullah tadi”, kata salah seorang sahabat.

“Sesungguhnya, mereka yang keimanannya membuatku kagum adalah mereka-mereka yang tidak sekalipun pernah berjumpa denganku. Mereka sama sekali tidak pernah melihat diriku dengan mata kepala mereka sendiri. Mereka juga tidak sekalipun pernah mendengar suaraku. Dan yang lebih hebat lagi, mereka berabad-abad jaraknya dariku. Tapi kecintaan mereka kepadaku, tak sekalipun perlu aku ragukan”, jawab Rasulullah. “Mereka itulah, yang keimanannya sungguh-sungguh membuat aku kagum”, sambung Rasulullah menegaskan.

Mereka yang dimaksud oleh Rasulullah dalam kisah diatas, tak lain dan tak bukan adalah kita semua. Tentu dengan syarat, jika kita bersungguh-sungguh mencintai Rasulullah saw dengan setulus hati kita, menghidupkan sunnahnya dan mengerjakan amal ibadah sesuai dengan tuntunan Rasulullah. Semoga Allah selalu memberikan kita kekuatan untuk dapat selalu mencintai Rasulullah saw, dengan sebenar-benarnya cinta. Aamiin

Selasa, 25 Juni 2013

Menangis dapat Membatalkan Puasa?

Pertanyaan:
Apakah Menangis dapat Membatalkan Puasa?

Jawab:
Menangis apapun penyebabnya tidak membatalkan puasa. Tapi apakah bisa mengurangi pahala puasa, kita lihat dulu menangisnya karena apa?
Jika menangisnya karena merenungi dosa dan kesalahan, atau saat berdoa, saat membaca Al-Qur'an atau saat melakukan ibadah yang lain, itu tidak apa-apa, bahkan dianjurkan. Menangis karena musibah juga tidak apa-apa asalkan tetap terkontrol tidak sampai meraung-raung, karena ada larangan dari Rasulullah SAW menangis sampai meraung-raung apalagi sampai menyobek-nyobek pakaian. Tapi jika menangisnya karena marah yang tidak kesampaian atau karena menonton acara TV seperti sinetron, itu yang bisa mengurangi pahala puasa. Sebab, jika kita ingin meraih kesempurnaan ibadah puasa maka kita dianjurkan untuk bisa mengontrol emosi/amarah dan tidak menghabiskan waktu dalam kesia-siaan.



referensi :
http://masalahpuasa.blogspot.com

Kamis, 20 Juni 2013

Keutamaan Shalat Subuh Berjamaah di Masjid

Shalat Subuh merupakan shalat yang istimewa dari shalat-shalat lainnya,  selain ada banyak sekali keutamaan dalam pelaksanaannya, untuk menunaikan shalat ini kita harus melawan rasa kantuk yang luar biasa serta bangkit untuk meninggalkan kasur yang empuk dan selimut yang hangat. Di dalam adzan subuh juga ditambahkan kalimat Assholaatu khairum minan naum yang artinya "Shalat itu lebih baik daripada tidur".

Ada banyak sekali keutamaan shalat Subuh berjamaah, di antaranya adalah:

Berada dalam Jaminan Allah
Barangsiapa yang shalat subuh maka dia berada dalam jaminan Allah. Oleh karena itu jangan sampai Allah menuntut sesuatu kepada kalian dari jaminan-Nya. Karena siapa yang Allah menuntutnya dengan sesuatu dari jaminan-Nya, maka Allah pasti akan menemukannya, dan akan menelungkupkannya di atas wajahnya dalam neraka jahannam.” (HR. Muslim no. 163)

Disaksikan oleh para Malaikat
Orang yang melakukan shalat Subuh berjamaah di masjid akan disaksikan oleh para malaikat yang bertugas di malam hari dan para malaikat yang bertugas di siang hari. Karena ketika waktu subuh tiba, bergantian para malaikat yang bertugas pada malam hari akan naik ke langit dan para malaikat yang bertugas pada siang hari turun ke bumi.

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:
"Malaikat-malaikat siang bergantian mendampingi kalian dengan malaikat-malaikat malam, dan mereka berkumpul pada waktu sholat Subuh dan Ashar. Setelah itu, malaikat yang semalaman menjaga kalian naik ke langit, lalu Allah bertanya kepada mereka – dan Dia lebih tahu tentang mereka-, 'Bagaimana kalian tinggalkan hamba hamba Ku?' Mereka menjawab, 'Kami meninggalkan mereka dalam keadaan sholat, dan kami datang kepada mereka ketika mereka sholat'” (HR Bukhari)

Dijauhkan dari Sifat Munafik
“Shalat yang dirasakan paling berat bagi orang-orang munafik adalah shalat isya dan shalat subuh. Sekiranya mereka mengetahui keutamaannya, niscaya mereka akan mendatanginya sekalipun dengan merangkak. Sungguh aku berkeinginan untuk menyuruh seseorang sehingga shalat didirikan, kemudian kusuruh seseorang mengimami manusia, lalu aku bersama beberapa orang membawa kayu bakar mendatangi suatu kaum yang tidak menghadiri shalat, lantas aku bakar rumah-rumah mereka.” (HR. Al-Bukhari no. 141 dan Muslim no. 651)

Semoga kita yang senantiasa berjuang untuk menegakkan shalat Isya dan Subuh berjamaah di masjid terhindar dari sifat munafik.

Mendapatkan Keutamaan Shalat Sepanjang Malam
“Barangsiapa yang shalat isya` berjama’ah maka seolah-olah dia telah shalat malam selama separuh malam. Dan barangsiapa yang shalat shubuh berjamaah maka seolah-olah dia telah shalat seluruh malamnya.” (HR. Muslim no. 656)

Dilapangkan Rezeki
Pernah suatu ketika Nabi SAW shalat subuh. Begitu selesai, beliau pun kembali ke rumah dan mendapati putrinya Fathimah ra sedang tidur. Kemudian beliau pun membalikkan tubuh Fatimah dengan kaki beliau, kemudian mengatakan kepadanya, “Hai Fathimah, bangun dan saksikanlah rezeki Rabb-mu karena Allah membagi-bagikan rezeki para hamba antara shalat subuh dan terbitnya matahari.”(H.R. Baihaqi).

Kunci Kemenangan
“Rasulullah apabila hendak menyerbu suatu kaum, beliau menundanya hingga tiba waktu subuh.” (HR Bukhari)

Dikisahkan pasca meletusnya perang Mesir-Israel tahun 1973 ada seorang tentara Mesir yang mengajak berbicara tentara Yahudi yang paham bahasa Arab. Tentara Mesir itu berkata, “Demi Allah, kami akan memerangi dan mengalahkan kalian sampai ada di antara kalian yang bersembunyi di balik pohon dan batu, kemudian pohon dan batu itu mengatakan,’hai hamba Allah, hai muslim, ini ada Yahudi di belakangku, ke mari dan bunuhlah dia.’” Tentara Yahudi menjawab, ”Semua itu tidak akan terjadi sebelum shalat subuh kalian sama dengan shalat Jumat.”

Lebih Baik dari Dunia dan Seisinya
“Dua rakaat shalat sunnah subuh lebih baik daripada dunia dan seluruh isinya.” (HR. Muslim 725).

Shalat Subuh adalah Penyelamat dari Neraka
“Tidak akan masuk neraka, orang yang melaksanakan shalat sebelum matahari terbit dan sebelum tenggelamnya,” (H.R. Muslim)

Jadilah PEMENANG yang mampu melawan rasa kantuk dan malas dari dalam diri kita sendiri. Mari kita niatkan dengan tekad yang kuat sebelum tidur, mulai besok Saya akan bangun subuh untuk menunaikan shalat Subuh berjamaah di Masjid! Bagi yang belum terbiasa bangun Subuh, silahkan baca Tips Bangun Awal. Semoga Allah meridhoi niat dan usaha kita. aamiin

sumber gambar diambil dari republika.co.id

Kamis, 13 Juni 2013

Boelan Juni & Resolusi 2013

Saya pernah bertanya kepada Ayah tentang arti dari nama Saya sendiri, saat itu Saya masih SD. Kata Ayah, Boni itu artinya Boelan Juni karena Saya lahir di bulan Juni. Waktu itu Saya protes kepada Ayah, karena teman-teman sekolah sering mengolok-olok bahwa nama Saya sama dengan nama hewan peliharaan yang kebanyakan dikasih nama Boni oleh majikannya. Dengan senyum Ayah menjawab, “Bon, kalau begitu kamu buktikan kepada teman-temanmu bahwa kamu lebih baik dari mereka, banyak orang yang memiliki nama bagus namun pribadi mereka tidak mencerminkan dari nama mereka sendiri”.

Kemudian, apa arti Fajarwan? Kata Ayah, terpisah menjadi Fajar-wan Fajar itu artinya waktu fajar sebelum tiba waktu subuh. Saya sendiri masih bingung, padahal Saya dilahirkan tengah malam, bukan ketika waktu fajar. Saya sendiri berpikir mungkin dengan nama “fajar” tersebut akan menjadi motivasi bagi diri Saya sendiri untuk selalu sudah bangun dari tidur ketika fajar tiba.

Sedangkan, arti dari “wan” diambil dari bacaan bahasa inggris “one” yang artinya “satu”. Itu akan menjadi motivasi Saya untuk selalu menjadi yang terbaik dan nomor satu. Walaupun selama bersekolah jarang mendapat ranking satu, hehehe, insya Allah dalam bidang lain Saya akan terus berusaha untuk menjadi yang terbaik.

Bersamaan dengan postingan ini, Alhamdulillah hari ini usia Saya genap 22 tahun dan tidak terasa kita sudah memasuki pertengahan tahun 2013. Masih ingatkah kita dengan resolusi 2013 yang pernah kita rancang ketika hendak memasuki awal tahun?

Jika masih ingat dan ada yang sebagian resolusinya sudah tercapai hendaknya kita bersyukur kepada Allah dan terus berusaha untuk mencapai target yang masih ingin dicapai. Alangkah meruginya jika kita tidak merancang resolusi ataupun rencana tahunan, hidup cuma dibiarkan mengalir begitu saja.

Sebagian cita-cita seorang Boni Fajarwan di tahun 2013 ini adalah hapal juz 29 Al-Qur'an, skripsi dilancarkan dan berhasil meraih 2 medali emas Porprov yang akan diselenggarakan di Martapura bulan November. Mohon do'a kepada kawan-kawan semua semoga impian Saya bisa tercapai dan apa yang menjadi resolusi kita di tahun 2013 ini semoga Allah meridhoinya dan kita diistiqomahkan dalam usaha untuk selalu menggapainya. Aamiin yaa Allah.

Masih belum terlambat bagi yang belum memiliki resolusi atau rencana di tahun 2013, bersegeralah untuk merancangnya, buatlah Proposal Hidup kita, jangan lupa selalu bawa Proposal Hidup tersebut dalam do'a dan ibadah untuk diajukan kepada Al-Mujiib, Yang Maha Mengabulkan.

gambar diambil dari 123rf.com

Selasa, 11 Juni 2013

Tips Bangun Lebih Awal

Bagi umat Islam, ibadah shalat Subuh merupakan salah satu kewajiban yang harus ditunaikan setiap harinya. Tidak semua orang bisa menunaikan shalat Subuh di awal waktu dan dikerjaan secara berjamaah di masjid. Ada yang melaksanakannya di rumah, ada juga yang melaksanakannya berjamaah di masjid, bahkan ada juga yang kesiangan mengerjakannya. Termasuk yang mana kah kita? Semoga kita termasuk yang melaksanakannya dengan berjamaah di masjid.

Dalam sebuah hadits Rasulullah menjelaskan bahwa shalat Subuh berjamaah merupakan shalat yang paling berat dilaksanakan bagi orang yang munafik.

“Shalat yang dirasakan paling berat bagi orang-orang munafik adalah shalat isya dan shalat subuh. Sekiranya mereka mengetahui keutamaannya, niscaya mereka akan mendatanginya sekalipun dengan merangkak. Sungguh aku berkeinginan untuk menyuruh seseorang sehingga shalat didirikan, kemudian kusuruh seseorang mengimami manusia, lalu aku bersama beberapa orang membawa kayu bakar mendatangi suatu kaum yang tidak menghadiri shalat, lantas aku bakar rumah-rumah mereka.” (HR. Al-Bukhari no. 141 dan Muslim no. 651).

Berikut adalah tips bangun lebih awal supaya kita bisa melaksanakan shalat Subuh berjamaah.

Tidur Lebih Awal
Hindari tidur terlalu larut malam, jangan biasakan bermain dengan gadget di atas jam 10 malam. Saat kita menuju tempat tidur matikanlah lampu dan letakkanlah gadget jauh dari tempat tidur.

Minum Sebelum Tidur
Ini adalah salah satu cara yang lumayan ampuh bagi yang belum terbiasa bangun awal. Minumlah 1 gelas air putih sebelum tidur, biasanya kita akan kebelet ketika menjelang subuh yang mengharuskan kita bangun supaya ke kamar mandi juga mengambil air wudhu untuk menunaikan shalat Tahajjud atau shalat Subuh, jika kita malas bangun berhati-hati lah ngompol. hehehe...

Gunakan Alarm Jam
Sebagai awal latihan supaya terbiasa bangun subuh, settinglah alarm jam secara bertahap, dimulai dari 5 menit sebelum adzan Subuh, 3 hari kemudian 10 menit, 3 hari setelahnya 15 menit, 20 menit, 30 menit, sampai 1 jam sebelum adzan Subuh berkumandang sehingga kita juga bisa melaksanakan shalat Tahajjud. Letakkan alarm tersebut jauh dari tempat tidur kita, sehingga kita harus bangun berjalan untuk mematikan alarm. Jika alarm yang kita gunakan dari HP, settinglah alarm dengan suara atau lagu yang membuat kita menjadi bersemangat!

Jangan Terlalu Banyak Makan
Makanlah seperlunya ketika makan malam sesuai tuntunan Rasulullah, sepertiga lambung untuk makanan, sepertiga untuk minuman, sepertiganya lagi untuk nafas. Terlalu banyak makan ketika makan malam akan membuat kita menjadi malas dan berat untuk bangun dari tidur.

Bergabunglah dengan Komunitas Positif
Bagi pengguna Twitter, follow lah akun @PejuangSubuh, bergabunglah dengan para Pejuang Subuh supaya kita selalu termotivasi untuk berjuang menegakkan shalat Subuh berjamaah di Masjid. Ada akun Pejuang Subuh Banjarmasin @PejuangSubuhBjm, Surabaya @PejuangSubuhSBY, Jakarta @PejuangSubuhJKT, Bandung @PejuangSubuhBdg dan masih banyak para Pejuang Subuh di kota lain.

Niat dan Do'a
Tekadkan kuat-kuat dalam diri kita bahwa kita ingin selalu melaksanakan shalat Subuh berjamaah di masjid. Manusia hanya bisa berencana, Allah lah yang menentukan, semua akan menjadi mungkin dengan pertolongan Allah. Hendaknya kita berwudhu sebelum tidur dan berdo'a semoga Allah senantiasa memberi kita kekuatan supaya bisa bangun lebih Awal.

Selasa, 04 Juni 2013

Penuhi Seruan Adzan, Makmurkan Masjid!

Kehidupan di kota-kota besar kadang melalaikan kita dari beribadah kepada Allah, termasuk ibadah shalat 5 waktu. Saat panggilan shalat dari muadzin berkumandang, ada yang masih sibuk dengan pekerjaan kantornya, ada yang masih santai duduk menonton TV, ada juga yang asyik dengan gadgetnya ataupun beragam aktivitas lainnya. Padahal ibadah shalat tidak memerlukan pengorbanan materi, waktu dan tenaga yang  terlalu banyak. Namun justru ibadah ini yang sering kita lalaikan bahkan tidak sedikit orang-orang yang meremehkannya.

Di bulan Rajab, terdapat satu peristiwa yang sangat besar, yaitu ketika shalat 5 waktu diperintahkan oleh Allah subhanahu wa ta'ala langsung kepada nabi Muhammad untuk dikerjakan oleh umat Islam sebagai ibadah wajib, peristiwa itu dinamakan Isra Mi'raj. Banyak umat Islam yang memperingati peristiwa Isra Mi'raj di masjid-masjid kampung maupun kota.

Kebanyakan masjid-masjid menjadi ramai ketika kita memperingati suatu event hari-hari besar Islam, namun untuk ibadah shalat 5 waktu yang hukumnya wajib, masjid menjadi lebih sepi dibandingkan dengan perayaan hari besar Islam yang hukumnya tidak wajib. Padahal ada yang lebih penting daripada perayaan Isra Mi'raj itu sendiri, yaitu melaksanakan shalat 5 waktu yang diperintahkan melalui peristiwa Isra Mi'raj.

Sebagai seorang muslim, bagi kita yang merasa laki-laki sudah tentu bahwa shalat 5 waktu dikerjakan  secara berjamaah di masjid. Bila masih sering mengerjakan shalat fardhu di rumah, cobalah untuk berusaha selalu melaksanakannya di masjid, awalnya memang berat karena belum terbiasa, namun jika dilaksanakan dengan terus-menerus akan menjadi ringan. Ada banyak sekali manfaat yang kita dapatkan jika melaksanakan shalat 5 waktu di masjid, selain mendapatkan keutamaan shalat di awal waktu dan berjamaah, juga akan terjalin silaturrahmi antar tetangga atau saudara sesama muslim.

Dari Ibnu ‘Abbas, dari Nabi Shallallâhu 'Alaihi Wasallam, Beliau bersabda: “Barang siapa mendengar adzan, lalu dia tidak mendatanginya, maka tidak (sempurna) shalat baginya kecuali ada udzur”. (HR Ibnu Majah no. 793, dan lainnya).
Pernah ditanya kepada Ibnu Abbas, “Apa yang dimaksud dengan udzur tersebut?” ia menjawab, “Rasa takut (tidak aman) dan sakit.”

Alangkah indahnya jika jamaah shalat 5 waktu di masjid sama ramainya dengan ketika kita melaksanakan shalat Jum'at, pengajian rutin malam Jum'at maupun shalat Dua Hari Raya 'Ied. Betapa kita berlomba-lomba membangun dan memperindah masjid, tetapi kita lupa untuk berlomba dalam memakmurkan masjid dengan melaksanakan shalat berjamaah.

Mari kita pantaskan diri supaya mendapatkan hidayah dari Allah subhanahu wa ta'ala dengan berusaha merutinkan shalat 5 waktu berjamaah di masjid.

sumber gambar : kompasiana

Kamis, 16 Mei 2013

6 Hak dan Kewajiban Sesama Muslim

Di antara kita mungkin ada yang sudah tahu 6 hak dan kewajiban muslim terhadap muslim lainnya, namun juga tidak sedikit kita yang lupa untuk mengamalkannya, termasuk Saya sendiri, mudah-mudahan dengan ini bisa menjadi reminder bagi kita semua agar bisa selalu istiqomah melaksanakannya.

Dari Abu Hurairah radhiyallahu’anhu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Hak/Kewajiban seorang muslim atas muslim yang lain ada enam.” Lalu ada yang bertanya, “Apa itu ya Rasulullah.” Maka beliau menjawab, “Apabila kamu bertemu dengannya maka ucapkanlah salam kepadanya, apabila dia mengundangmu maka penuhilah undangannya, apabila dia meminta nasehat kepadamu maka berilah nasehat kepadanya, apabila dia bersin lalu memuji Allah maka doakanlah dia -dengan bacaan yarhamukallah-, apabila dia sakit maka jenguklah dia, dan apabila dia meninggal maka iringilah jenazahnya.” (HR. Muslim)


Apabila Bertemu, Ucapkanlah Salam
Banggalah kita menunjukkan identitas diri sebagai seorang muslim, jika tiap bertemu dengan teman saling mengucapkan dan menjawab salam, jika menelpon/menerima telpon diawali dengan mengucapkan salam. Insya Allah akan tumbuh rasa cinta dan kedekatan sebagai sesama muslim.

Dalam Shahih Muslim disebutkan: Dari Abu Hurairah radiallahu ‘anhu berkata, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Kalian tidak akan masuk surga sehingga kalian beriman, dan tidak dikatakan beriman sebelum kalian saling mencintai. Salah satu bentuk kecintaan adalah menebar salam antar sesama muslim.” 

Dalam mengucapkan salam via sms atau e-mail, sebaiknya kita harus berhati-hati dalam mengucapkan salam tersebut.

Memenuhi Undangan
Apabila kita mendapat undangan, baik itu makan-makan atau undangan pernikahan,  penuhilah undangan tersebut karena akan membuat senang bagi orang yang mengundang kita dan mempererat tali persaudaraan sesama muslim selama undangan tersebut tidak mengandung maksiat dan kemungkaran.

Dalam memenuhi undangan pun, Saya juga sering lalai karena aktivitas yang padat. Jika Saya tidak bisa memenuhi undangan dari teman atau keluarga, Saya segera menghubunginya dan meminta maaf tidak dapat menghadiri undangan tersebut.

Memberi Nasihat
Jika ada teman yang meminta nasihat atau curhat kepada kita,  maka berilah solusi terbaik kepadanya tentunya solusi yang sesuai dengan tuntunan umat Islam, Qur'an dan sunnah.

Saling Mendo'akan ketika Bersin
Jika salah seorang di antara kalian bersin, hendaklah ia mengucapkan Alhamdulillah, jika ia mengatakannya maka hendaklah saudaranya atau temannya membalas: yarhamukalloh (semoga Allah merahmatimu). Dan jika temannya berkata yarhamukallah, maka ucapkanlah: yahdikumulloh wa yushlihu baalakum (semoga Allah memberimu petunjuk dan memperbaiki keadaanmu).” (Diriwayatkan oleh al-Bukhari, no. 6224 dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu)

Menjenguk Orang Sakit
"Barang siapa yang mendatangi saudaranya muslim (yang sakit) untuk menjenguknya, ia berjalan di atas kebun surga hingga ia duduk. Apabila ia duduk, rahmat (Allah) akan menyelimutinya. Bila waktu itu pagi hari, tujuh puluh ribu malaikat akan bersalawat kepadanya hingga sore hari, dan bila ia melakukannya di sore hari, tujuh puluh ribu malaikat tersebut akan bersalawat kepadanya hingga pagi hari." (HR. Ahmad, Abu Dawud dan Ibnu Majah. Syaikh al-Albani berkata: Hadits shahih)

Mengiringi Jenazah
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: "Siapa yang mengantarkan jenazah hingga menshalatkannya maka baginya pahala satu qhirath, dan siapa yang mengantarkannya hingga dimakamkan maka baginya pahala dua qhirath”, beliau ditanya: “Apakah yang dimaksud qhirath ?”, beliau menjawab: “Bagaikan dua gunung yang besar“ (Riwayat Bukhari dan Muslim)

sumber gambar : khotbahjumat.com

Selasa, 07 Mei 2013

Jangan Ragu Memilih Sekolah Agama


Mungkin bagi kita sebagai siswa atau bagi orang tua yang saat ini anaknya sebentar lagi lulus dari sekolah umum, bingung atau bahkan memiliki keraguan untuk memilih sekolah Agama, seperti SD IT (Islam Terpadu), MI (Madrasah Ibtidaiyah), MTs (Madrasah Tsanawiyah, MA (Madrasah Aliyah) atau Pondok Pesantren sebagai sekolah lanjutannya setelah lulus.

Sebagian dari kita yang masih ragu berpikiran, kalau bersekolah di sekolah Agama, ilmu mata pelajaran umum yang didapat sedikit sekali, sehingga tidak menjamin untuk dapat mengikuti test masuk ke Perguruan Tinggi sebagai acuan untuk mendapatkan pekerjaan jika sudah lulus nanti.

Jika dibandingkan dengan sekolah umum, di sekolah Agama ilmu mata pelajaran umum akan didapat, sebagai nilai tambah ilmu mata pelajaran Agama juga didapat. Malahan kebanyakan di sekolah umum mata pelajaran Agama hanya 2 jam setiap minggu. Padahal dalam Islam, mempelajari ilmu agama Islam hukumnya adalah WAJIB.

Bercerita pengalaman sekolah Saya dulu, waktu di tingkat Sekolah Dasar, Saya menuntut ilmu di sekolah Umum, tetapi orang tua Saya juga memasukkan Saya di Pesantren sore. Jika pagi sampai siang Saya di sekolah Umum, maka dari sore hingga menjelang senja Saya belajar ilmu Agama, terutama belajar baca-tulis Al Qur’an dan ilmu Tajwid. Jaman sekarang, banyak orang tua yang bangga dengan anaknya yang masih kecil sudah lihai memainkan teknologi seperti komputer dan gadget, namun sedikit bagi mereka yang bangga dengan anaknya masih kecil sudah bisa lancar membaca Qur’an bahkan bisa menghafalkan surah Al Fatihah dan surah-surah pendek.

Pernah Ayah membujuk Saya agar pindah ke Madrasah Ibtidaiyah saat kelas 3 SD, tetapi Saya ngeyel ingin bertahan di sekolah Umum dengan alasan takut belajar bahasa Arab karena belum pernah belajar bahasa Arab sama sekali. Padahal emang belum pernah, namanya juga pemikiran anak kecil, hehehe. Akhirnya Orang Tua Saya memenuhi keinginan Saya untuk tetap sekolah di sekolah Umum.

Berkat dukungan dari Orang Tua, setelah lulus SD Saya melanjutkan ke MTs. Alhamdulillah banyak sekali ilmu yang didapat. Di antara mata pelajaran Islam yang didapat ada mata pelajaran Qur’an & Hadits yang mempelajari tafsir dari Qur’an maupun Hadits yang berhubungan dengan kehidupan seorang muslim sehari-hari, ada mata pelajaran Sejarah Kebudayaan Islam yang membuat Saya tahu bagaimana kehidupan Rasulullah dan para sahabat, sampai sejarah dinasti kekhilafahan waktu dulu, masih banyak mata pelajaran yang lain seperti bahasa Arab, Akidah Akhlak, Fiqih dan lain-lain.

Selain belajar bahasa Arab di MTs, Saya juga belajar ilmu Nahwu dan Shorof  saat ba’da Ashar dengan berpakaian mengenakan peci, kaos dan sarung mengendarai sepeda ke rumah guru Saya. Sangat disayangkan Saya berhenti belajar ilmu Nahwu dan Shorof saat lulus dari MTs karena Saya akan melanjutkan sekolah ke luar kota.

Melanjutkan ke tingkat SMA, saat itu Saya berniat untuk melanjutkan ke MA (Madrasah Aliyah), tetapi saat itu Saya galau karena Orang Tua menawarkan untuk melanjutkan ke SMK yang ada jurusan ilmu komputernya di kota lain. Alasan Saya kurang lebih seperti waktu Saya masih kelas 3 SD dulu, Saya beralasan takut masuk SMK karena belum bisa komputer sama sekali, haha. Akhirnya Saya melanjutkan ke SMK.

Kenapa waktu tingkat SMA, Saya tidak melanjutkan ke sekolah Agama? Tanya sendiri sama Orang Tua Saya ya. Saat itu Orang Tua Saya cuman berpesan selama menempuh pendidikan di kota lain, selalu laksanakan perintah shalat 5 waktu dan jangan pacaran. Alhamdulillah selama sekolah Saya selalu shalat 5 waktu dan tidak berpacaran. Saat SMA Saya sering belajar ilmu Agama dengan membaca buku dan mengikuti pengajian-pengajian yang diadakan oleh sekolah.

Itu sedikit dari pengalaman Saya saat menempuh pendidikan di sekolah dulu. Jika saat ini kita masih bersekolah di sekolah umum tetaplah selalu mempelajari ilmu Agama, bisa dengan membaca buku-buku Agama, mengikuti ceramah atau majlis di Televisi maupun masjid-masjid. Mungkin tidak sedikit di antara teman-teman kita yang sudah baligh, tetapi masih belum bisa membaca Al Qur’an atau belum tahu bagaimana cerita Ashabul Kahfi, Lukman Al Hakim, Nabi Musa dan Qarun, Muhammad Al Fatih dan lain-lain. Ayo mulai sekarang belajar, tidak ada kata terlambat!

Sekarang ini ada banyak sekali sekolah-sekolah Agama dengan fasilitas dan kualitas yang sangat bagus, jangan ragu untuk masuk ke sekolah Agama. Karena dengannya, kita jadi bisa mengenal dan mempelajari ilmu Agama kita sendiri.

sumber gambar : eramuslim.com

Kamis, 02 Mei 2013

Lagu Banjar Busu by A Hamid

Teman-teman tau apa itu Busu? dalam bahasa Banjar, busu artinya saudara dari orang tua kita yang paling bungsu. Entah benar atau tidak, busu itu identik dengan sifatnya yang manja, pemalas atau pemarah, hehehe. Seperti lagu Banjar yang pernah Saya dengar waktu SMP dulu yang berjudul Busu yang dinyanyikan oleh A Hamid. Video klip Busu di bawah ini Saya dapat di You Tube yang diupload oleh user tube1M.


Lirik lagu Busu yang dinyanyikan oleh A Hamid.

aku baisi busu paling cariwit
tarsabut jabatannya wayah ini
ujar urang pangangguran basar-basaran
guring malandau bajalan mangalantur
kada ingat dibulik
ditakuni busu datang di mana
sidin lalu manyahut
saharian-saharian banyak urusan bisnis

mun sudah manyanyarik wan bamamai
lalu bahahampas
salawarnya kada kawa dijapai
kaninggnya pina tajingat
matanya pina manciling
muhanya pina kabohe
marangut kaya warik bakantan

mun sudah bahahampas tarabangan
cangkir piring tahamburan kada katangkisan
bibirnya pina manggarigit
tangannya pina manggatar
bajalan babulang bulik
muhanya pina kabohe
mararangut kaya warik bakantan

bila sudah kada baduit (kada baroko tu)
hamuk pusing tujuh kaliling
nangkaya urang-urang nang sinting
mararimbat
bajalan regos-regos
baroko lipus-lipus
bamamai kada ba ampihan
kakanakan jadi sasaran

(kembali lagi ke awal) 

dasar busu
busu... busu..
ini barapa.. ini barapa..
kasian deh lo...

Selasa, 30 April 2013

Manfaat Jogging

Selamat datang bulan Mei! Mudah-mudahan di bulan ini kita selalu sehat dan diberikan keberkahan oleh Yang Maha Memberi Rezeki. Jangan lupa untuk selalu bersyukur kepada-Nya.

Salah satu program Saya di bulan ini adalah ingin merutinkan jogging 2 kali seminggu tiap pagi. Setelah lama tidak rutin melakukan olahraga jenis aerobik ini selama beberapa bulan, Saya bertekad merutinkannya kembali di bulan ini. Walaupun rencana Saya hanya 2 kali dalam seminggu, rutin tapi sedikit lebih baik daripada banyak tapi hanya sesekali atau tidak rutin setiap minggu.


Untuk menambah semangat Saya dan bagi teman-teman yang juga ingin merutinkannya, akan Saya share di sini beberapa manfaat jogging yang diambil dari beberapa sumber di internet supaya kita lebih semangat untuk melakukannya.

Membakar Lemak
Saat jogging, tubuh akan memompa oksigen ke seluruh tubuh untuk membakar lemak dan mengubahnya menjadi energi. Jogging selama 20 menit setiap hari juga akan membantu kita menghasilkan defisit kalori sehingga lemak cepat tersingkir.

Menyehatkan Jantung
Jogging sering disebut olahraga kardiovaskular karena meningkatkan detak jantung dan mendorong paru-paru bekerja dengan kapasitas tertingginya. Jogging juga akan menguatkan seluruh otot tubuh. Latihan ini juga akan mengurangi risiko penyakit jantung, menurunkan tekanan darah dan kolesterol, bahkan mencegah diabetes.

Meningkatkan Stamina
Jogging dapat meningkatkan stamina. Orang yang biasa jogging memiliki ketahanan fisik lebih baik daripada jika ia tidak melakukannya.

Mengurangi Stres
Peningatan energi yang dirasakan juga akan membuat kita lebih percaya diri. Rutin berolahraga, seperti jogging,  juga memicu otak melepaskan hormon antistres

Bugar Sepanjang Hari
Jogging juga membuat paru-paru tubuh terisi oleh udara segar melalui pernapasan, sehingga memberikan kehidupan yang lebih sehat untuk sel-sel darah di dalam tubuh. Serta menciptakan koordinasi yang baik antara pikiran dan juga jiwa.

Membantu Mengendalikan Berat Badan
Olahraga termasuk jogging dapat membantu meningkatkan metabolisma dan mengurangi lemak tubuh sehingga membantu mengurangi berat badan bagi orang yang kelebihan berat badan. Bagi orang yang memiliki berat badan ideal, jogging dapat membantu menjaga berat badan normal.

Memperkuat Tulang
Jogging dapat membantu menjaga kesehatan tulang. Bagian tulang yang sering mendapat beban akan meningkat kepadatannya sehingga memperkuat tulang dan mengurangi resiko tulang keropos (osteoporosis).

Meningkatkan Kekebalan Tubuh
Jogging dapat meningkatkan daya tahan tubuh terhadap serangan penyakit karena cuaca seperti batuk dan influenza.

Membantu Tidur
Bagi penderita insomnia, jogging dapat membantu pola tidur teratur dan tidur lebih nyenyak. Hal ini dikarenakan jogging membantu relaksasi dan memberikan pengaruh positif pada kebugaran mental.


sumber:
health.detik.com
olvista.com

sumber gambar:
justjared.com

Selasa, 23 April 2013

Menjelang Rasulullah Wafat

Setiap kali menyimak bagaimana kisah Rasulullah menjelang wafat, hati ini selalu bergetar, air mata menetes. Bagaimana tidak, detik-detik menjelang wafatnya beliau, beliau memikirkan kita sebagai umatnya yang dicintainya. Semoga dengan kisah menjelang wafatnya Rasulullah selalu menambah rasa cinta dan rindu kita kepada beliau.

Pagi itu, Rasulullah SAW dengan suara terbata memberikan petuah,

"Wahai umatku, kita semua ada dalam kekuasaan Allah dan cinta kasih-Nya. Maka taati dan bertakwalah kepada-Nya. Kuwariskan dua hal pada kalian, sunnah dan Al Qur'an. Barang siapa mencintai sunnahku, berarti mencintai aku dan kelak orang-orang yang mencintaiku, akan bersama-sama masuk surga bersama aku".

Khutbah singkat itu diakhiri dengan pandangan mata Rasulullah SAW yang teduh menatap sahabatnya satu persatu.

Abu Bakar menatap mata itu dengan berkaca-kaca, Umar dadanya naik turun menahan napas dan tangisnya. Ustman menghela napas panjang dan Ali menundukkan kepalanya dalam-dalam. Isyarat itu telah datang, saatnya sudah tiba.

"Rasulullah SAW akan meninggalkan kita semua," desah hati semua sahabat kala itu.

Manusia tercinta itu hampir usai menunaikan tugasnya di dunia. Tanda-tanda itu semakin kuat, tatkala Ali dan Fadhal dengan sigap menangkap Rasulullah SAW yang limbung saat turun dari mimbar.

Saat itu, seluruh sahabat yang hadir di sana pasti akan menahan detik-detik berlalu, kalau bisa. Matahari kian tinggi, tapi pintu Rasulullah SAW masih tertutup. Sedang di dalamnya, Rasulullah SAW sedang terbaring lemah dengan keningnya yang berkeringat dan membasahi pelepah kurma yang menjadi alas tidurnya.

Tiba-tiba dari luar pintu terdengar seorang yang berseru mengucapkan salam.

"Bolehkah saya masuk?" tanyanya. 

Tapi Fatimah tidak mengizinkannya masuk, "Maafkanlah, ayahku sedang demam," kata Fatimah yang membalikkan badan dan menutup pintu. 

Kemudian ia kembali menemani ayahnya yang ternyata sudah membuka mata dan bertanya pada Fatimah, "Siapakah itu wahai anakku?".

"Tak tahulah ayahku, orang sepertinya baru sekali ini aku melihatnya," tutur Fatimah lembut.

Lalu, Rasulullah SAW menatap puterinya itu dengan pandangan yang menggetarkan. Seolah-olah bagian demi bagian wajah anaknya itu hendak dikenang.

"Ketahuilah, dialah yang menghapuskan kenikmatan sementara, dialah yang memisahkan pertemuan di dunia. Dialah malaikat maut," kata Rasulullah SAW, 

Fatimah pun menahan ledakan tangisnya...

Malaikat maut datang menghampiri, tapi Rasulullah SAW menanyakan kenapa Jibril tidak ikut bersama menyertainya. Kemudian dipanggillah Jibril yang sebelumnya sudah bersiap di atas langit dunia menyambut ruh kekasih Allah dan penghulu dunia ini. 

"Jibril, jelaskan apa hakku nanti di hadapan Allah?" Tanya Rasululllah SAW dengan suara yang amat lemah.

"Pintu-pintu langit telah terbuka, para malaikat telah menanti ruhmu. Semua surga terbuka lebar menanti kedatanganmu," kata Jibril.

Tapi itu ternyata tidak menjadikan Rasulullah SAW lega, matanya masih penuh kecemasan.

"Engkau tidak senang mendengar khabar ini?" Tanya Jibril lagi.

"Khabarkan kepadaku bagaimana nasib umatku kelak?"

"Jangan khawatir, wahai Rasul Allah, aku pernah mendengar Allah berfirman kepadaku: Kuharamkan surga bagi siapa saja, kecuali umat Muhammad telah berada di dalamnya," kata Jibril.

Detik-detik semakin dekat, saatnya Izrail melakukan tugas. Perlahan ruh Rasulullah SAW ditarik. Nampak seluruh tubuh Rasulullah SAW bersimbah peluh, urat-urat lehernya menegang.

"Jibril, betapa sakit sakaratul maut ini." Perlahan Rasulullah SAW mengaduh.

Fatimah terpejam, Ali yang di sampingnya menunduk semakin dalam dan Jibril memalingkan muka. 

"Jijikkah kau melihatku, hingga kau palingkan wajahmu Jibril?" Tanya Rasulullah SAW pada Malaikat pengantar wahyu itu. 

"Siapakah yang sanggup, melihat kekasih Allah direnggut ajal," kata Jibril.

Sebentar kemudian terdengar Rasulullah SAW mengaduh, karena sakit yang tidak tertahankan lagi.

"Ya Allah, dahsyat nian maut ini, timpakan saja semua siksa maut ini kepadaku, jangan pada umatku."

Badan Rasulullah SAW mulai dingin, kaki dan dadanya sudah tidak bergerak lagi. Bibirnya bergetar seakan hendak membisikkan sesuatu, Ali mendekatkan telinganya.

"Uushiikum bis-shalaati, wamaa malakat aimaanukum - peliharalah shalat dan peliharalah orang-orang lemah di antaramu."

Di luar, pintu tangis mulai terdengar bersahutan, sahabat saling berpelukan. Fatimah menutupkan tangan di wajahnya, dan Ali kembali mendekatkan telinganya ke bibir Rasulullah SAW yang mulai kebiruan. 

"Ummatii.., ummatii.., ummatii...!"

"Umatku.., umatku.., umatku...!"

Dan, berakhirlah hidup manusia mulia yang memberi cahaya dunia itu.

sumber gambar : priadhana.wordpress.com

Senin, 15 April 2013

Kurangi Menonton TV

Waktu kecil dulu, sejak SD sampai SMP, kalau hari minggu tiba Saya suka menonton TV seharian, karena dari pagi hingga siang adalah acara kartun, padahal hari minggu pagi adalah waktu yang pas untuk berolahraga, sangat baik di saat masa-masa pertumbuhan. Beruntung, acara kartun cuma ada di hari minggu, jadi pada hari lain saat sore sering Saya habiskan untuk bermain bersama teman-teman, baik itu bermain sepak bola, keliling bersepeda, petak umpet atau permainan lainnya.

Frekuensi menonton televisi mulai menurun drastis ketika Saya sekolah SMA di kota lain, selama 3 tahun tidak ada hiburan menonton televisi ketika di rumah kontrakan membuat Saya menjadi terbiasa untuk tidak ketergantungan dengan televisi hingga sekarang.

Sekarang, kartun tidak cuma di hari minggu, sinetron tidak cuma tayang ketika malam hari. Berbagai channel TV dari pagi hingga malam selalu membuat anak-anak hingga orang dewasa terlena dengannya. Anak-anak, bahkan yang di bawah umur 5 tahun ketika baru bangun pagi sudah bisa menyalakan TV sendiri sambil bilang "Sponge Bob, ma... Sponge Bob, ma..."

Televisi mempunyai manfaat sebagai media untuk informasi atau sekedar hiburan dengan catatan tidak membuat kita lupa waktu, tidak membuat kita lupa untuk beribadah kepada-Nya.

Jika kita terbiasa menonton televisi 5 jam dalam sehari, kurangi menjadi 4 jam sehari. Jika terbiasa menonton 3 jam dalam sehari, kurangi menjadi 2 jam dalam sehari. Masih banyak aktivitas lain yang sebaiknya kita lakukan, sisihkan waktu yang biasanya kita gunakan untuk menonton televisi pada malam hari dengan membaca buku atau berinteraksi dengan keluarga, bagi yang punya anak sebaiknya dampingi anak saat belajar. Sisihkan waktu yang biasanya kita gunakan untuk menonton televisi pada pagi hari dengan berolahraga atau membantu ibu / istri melakukan pekerjaan rumah.

Bagi yang beragama Islam, setelah maghrib matikan televisi! Gunakan waktu tersebut untuk membaca Al Qur'an atau ibadah lainnya sambil menunggu waktu adzan Isya tiba.

sumber gambar : http://sukasik.blogspot.com

Kamis, 11 April 2013

Toko Linux Banjarmasin Online, Tutup!

Mungkin banyak yang bertanya-tanya, kok web Toko Linux Banjarmasin Online ga bisa masuk sih?

Hehehe, mohon maaf buat teman-teman semua, untuk saat ini Saya sudah berhenti berjualan CD/DVD Linux dikarenakan kesibukan pekerjaan sehingga tidak bisa fokus melayani teman-teman yang ingin membeli CD Linux. Selain itu Saya juga harus konsentrasi persiapan skripsi dan latihan Kempo untuk persiapan kejuaraan-kejuaraan yang akan dihadapi. Mohon do'a mudah-mudahan skripsi Saya berjalan dengan lancar dan kejuaraan yang Saya ikuti dapat menghasilkan hasil yang memuaskan yaa. aamiin :)

Selain blog Toko Linux Banjarmasin Online, Saya juga mempunyai blog yang mudah-mudahan bermanfaat bagi para pemula yang baru menggunakan Linux (Saya juga masih pemula), yaitu blog Tutorial Instalasi Linux. Sesuai dengan judulnya, blog ini berisi tutorial-tutorial instalasi berbagai macam distro Linux. Walaupun tampilannya masih berantakan, mudah-mudahan isinya bermanfaat. Untuk saat ini, blog ini masih belum up to date, insya Allah dalam waktu dekat ini akan segera Saya update dengan tutorial terbarunya.

Oh ya, karena Saya sudah tidak berjualan CD Linux lagi, masih ada file iso Linux yang tersisa, daripada tidak terpakai lagi, bagi teman-teman di Banjarmasin atau di Banjarbaru yang ingin mengcopy file isonya sebelum Saya hapus pada akhir Mei 2013, silahkan isi komentar di bawah, jangan lupa masukkan alamat e-mail atau nomor handphone teman-teman, insya Allah akan segera Saya hubungi secepatnya, GRATIS tidak ada bayar :D

Senin, 08 April 2013

Rasulullah dan Pengemis Buta

Siapakah idola yang kita cintai sekarang ini? Kelak di akhirat nanti, kita akan bersama dengan idola yang kita cintai. Mudah-mudahan dengan kisah berikut ini menjadi penambah rasa cinta dan rindu kita kepada sang idola, Rasulullah saw, betapa mulianya sifat beliau.

Di sudut pasar Madinah ada seorang pengemis Yahudi buta yang setiap harinya selalu berkata kepada setiap orang yang mendekatinya, "Jangan dekati Muhammad, dia itu orang gila, dia itu pembohong, dia itu tukang sihir, apabila kalian mendekatinya maka kalian akan dipengaruhinya."

Namun, setiap pagi Muhammad Rasulullah saw mendatanginya dengan membawakan makanan. Tanpa berucap sepatah kata pun, Rasulullah menyuapkan makanan yang dibawanya kepada pengemis itu, sedangkan pengemis itu tidak mengetahui bahwa yang menyuapinya itu adalah Rasulullah Muhammad—orang yang selalu ia caci maki dan sumpah serapahi.

Rasulullah saw melakukan hal ini setiap hari sampai beliau wafat.

Setelah wafatnya Rasulullah saw praktis tidak ada lagi orang yang membawakan makanan setiap pagi kepada pengemis Yahudi buta itu.

Suatu hari Abu Bakar berkunjung ke rumah anaknya Aisyah, yang tidak lain tidak bukan merupakan istri Rasulullah. Ia bertanya kepada anaknya itu, "Anakku, adakah kebiasaan Rasulullah yang belum aku kerjakan?"

Aisyah menjawab, "Wahai ayah, engkau adalah seorang ahli sunnah dan hampir tidak ada satu kebiasaannya pun yang belum ayah lakukan kecuali satu saja."

“Apakah Itu?" tanya Abu Bakar penasaran. Ia kaget juga karena merasa sudah mengetahui bagaimana kebiasaan Rasulullah semasa hidupnya.

"Setiap pagi Rasulullah selalu pergi ke ujung pasar dengan membawakan makanan untuk seorang pengemis Yahudi buta yang ada di sana," kata Aisyah.

Keesokan harinya Abu Bakar RA pergi ke pasar dengan membawa makanan untuk diberikan kepada pengemis itu. Abu Bakar mendatangi pengemis itu lalu memberikan makanan itu kepadanya. Ketika Abu Bakar mulai menyuapinya, si pengemis marah sambil menghardik, "Siapakah kamu ?"

Abu Bakar menjawab, "Aku orang yang biasa."

"Bukan! Engkau bukan orang yang biasa mendatangiku," bantah si pengemis buta itu dengan ketus "Apabila ia datang kepadaku tidak susah tangan ini memegang dan tidak susah mulut ini mengunyah. Orang yang biasa mendatangiku itu selalu menyuapiku, tapi terlebih dahulu dihaluskannya makanan tersebut setelah itu ia berikan padaku."

Abu Bakar tidak dapat menahan air matanya, ia menangis sambil berkata kepada pengemis itu, "Aku memang bukan orang yang biasa datang padamu. Aku adalah salah seorang dari sahabatnya. Orang yang mulia itu telah tiada. Ia adalah Muhammad Rasulullah saw."

Seketika itu juga kaget pengemis itu. Ia pun menangis mendengar penjelasan Abu Bakar, dan kemudian berkata, "Benarkah demikian? Selama ini aku selalu menghinanya, memfitnahnya, ia tidak pernah memarahiku sedikitpun. Ia mendatangiku dengan membawa makanan setiap pagi, ia begitu mulia.... " Pengemis Yahudi buta tersebut akhirnya bersyahadat di hadapan Abu Bakar saat itu juga dan sejak hari itu menjadi Muslim.

Jumat, 05 April 2013

Pengalaman Kena Penyakit Liman

Beberapa bulan yang lalu Saya terkena penyakit Liman atau dikenal dengan istilah biduran, orang banjar biasa menyebutnya beliman, bukan beriman, hehehe. Rasa gatalnya sangat luar biasa, tiap malam bentol-bentol menghiasi leher, badan, tangan, sampai ke kaki Saya. Kalau gatalnya parah, warna kulit Saya sampai memerah, sungguh sangat menyiksa sekali, sampai berminggu-minggu baru sembuh, bisa dikatakan Saya terkena Liman kronis T_T

Dari hasil analisa Saya sendiri, sok jadi dokter nih ceritanya, ada beberapa kemungkinan yang menyebabkan penyakit ini, yaitu kacang (Saya sangat suka makan Gado-gado dan Batagor), kemudian Saya sering pulang ke rumah kemalaman (karena pekerjaan yang tiada habisnya).
Setelah beberapa kali melakukan percobaan dengan makan Batagor dan Gado-gado, tidak ada alergi kacang. Akhirnya penyebab jatuh kepada gara-gara sering pulang kemalaman, saat itu kondisi pikiran juga stress, mungkin ini yang menyebabkan sistem imun menurun, sehingga tidak tahan menahan cuaca dinginnya malam perjalanan selama 30 menit dari kantor menuju rumah.

Bedak dan minyak angin sudah Saya coba untuk mengurangi rasa gatal, air kelapa muda juga sudah diminum, tetapi masih saja gatal-gatal tetap muncul tiap malam.

Akhirnya setelah melakukan searching di google, Saya mencoba obat alergi yang disarankan, namanya Avil Pheniramine maleate 25 mg, dapat dibeli di apotik atau toko obat. Sesuai petunjuk di internet, Saya meminumnya setengah tablet (kalau perlu 1 tablet) jika hanya keluar efek bentol-bentol karena alergi dingin, kemudian Saya juga meminum jamu jahe tiap selesai makan malam supaya badan tetap hangat, sekitar 1 minggu kemudian setelah mencoba obat dan minum jahe tersebut, alhamdulillah berangsur-angsur bentol-bentol yang menyebabkan gatal berkurang, hingga sembuh total.

Apapun sakit yang kita alami, tetaplah berbaik sangka kepada Allah subhanahu wa ta'ala, karena dengan sakit bisa menjadi penghapus dosa-dosa kita. Berminggu-minggu menahan gatal tiap malam karena penyakit liman sangat melatih kesabaran Saya, hehehe, tetaplah istiqomah berdo'a meminta kesembuhan kepada-Nya dan berusaha berobat.

Mudah-mudahan saat ini saudara-saudara kita yang lain yang sedang sakit diberikan kesabaran dan disembuhkan oleh Allah Subhanahu wa ta'ala dan semoga kita senantiasa menjadi orang yang bersyukur karena diberikan nikmat kesehatan oleh-Nya, aamiin.

Kamis, 21 Maret 2013

Meningkatkan Stamina Beribadah


Silahkan jawab dengan jujur, berapa lama waktu yang kita habiskan untuk bermain game?
berapa lama waktu yang kita habiskan untuk bersantai duduk menonton televisi?
bagi yang hobi karaokean, berapa lama waktu yang dilalui untuk menyanyi di tempat karaoke?
berapa lama kita dapat bertahan untuk menghabiskan waktu berolahraga?
berapa lama waktu yang kita gunakan untuk membaca kitab al-Qur'an?

Saya sendiri bisa menggunakan waktu lebih dari 3 jam untuk latihan bela diri. Namun, ketika membaca surah al Kahfi di malam jum'at yang lama membacanya kurang lebih 30 menit saja, sudah ngos-ngosan, ya Allah ampuni hamba.

Masih ingatkah kita, kapan terakhir kali kita membaca kitab suci al-Qur'an?
Alhamdulillah, jika pagi tadi setelah melaksanakan shalat subuh kita sudah membacanya atau ketika selesai shalat maghrib kita juga membacanya. Jika waktu yang kita luangkan ada banyak untuk hiburan dunia, namun  kita jarang membaca kitab suci agama kita sendiri, malulah mengaku sebagai muslim. Sudah seharusnya kita meningkatkan energi dan kualitas waktu untuk beribadah, salah satunya adalah membaca al-Qur'an.

Para ulama sepakat, bahwa hukum membaca al-Qur'an adalah wajib 'ain. Kita harus meluangkan waktu setiap hari untuk membaca al-Qur'an. Guru agama SMA Saya berpesan, bacalah al-Qur'an setiap hari walaupun cuma 1 ayat. Bagaimana kita bisa mengamalkan al-Qur'an jika membaca dan mengamalkannya saja tidak?

Ada banyak sekali keutamaan membaca al-Qur'an, di antaranya adalah al-Qur'an akan datang memberi syafaat (pertolongan) di hari kiamat kepada orang yang senantiasa membacanya, kejayaan akan diberikan kepada umat Islam bagi umatnya yang selalu membaca dan mengamalkannya. Orang yang pandai membaca al-Qur’an akan disediakan tempat yang paling istimewa di surga bersama para malaikat yang suci. Sedangkan orang yang membaca terbata-bata, maka ia akan diberikan dua pahala yaitu pahala keinginan untuk belajar dan pahala kesungguhan membacanya.

Tingkatkan Stamina
Di bidang olahraga, cara untuk meningkatkan stamina adalah senantiasa berlatih dan melakukan jogging dengan rutin. Begitu pula di bidang ibadah, untuk meningkatkan kualitas energi beribadah, hendaknya kita senantiasa berlatih dengan bertahap dan dilakukan dengan rutin. Luangkan waktu memulai dengan 1 hari  membaca 1 halaman atau 1 lembar al-Qur'an setelah shalat subuh. Jika sudah kontinyu selama 1 minggu, tingkatkan lagi dengan membacanya setelah shalat magrib. Jika terbiasa membaca 1 halaman, tingkatkan menjadi 1 lembar. Jika terbiasa membaca 1 lembar, tingkatkan lagi menjadi 2 lembar. Lakukan terus menerus hingga menjadi habits.

Sudah saatnya umat Islam sekarang ini mengamalkan membaca al-Qur'an baik di rumah ataupun di mana saja. Matikan televisi antara magrib dan isya, gunakan waktu luang tersebut untuk hal-hal yang bermanfaat dengan mengajak keluarga membaca al-Qur'an, membaca buku Islam, ataupun belajar bagi seorang yang masih menuntut ilmu di bangku sekolah. Insya Allah Islam akan kembali berjaya.

Mudah-mudahan melalui tulisan ini juga menjadi hiu-hiu kecil bagi Saya agar bisa senantiasa terus bergerak untuk membaca, belajar dan mengamalkan al-Qur'an.

Yuk silaturrahmi lewat twitter, follow @fajarwan

sumber gambar : tamanpendidikanalquran.wordpress.com

Jumat, 08 Maret 2013

Pamer Ibadah di Social Media

Buat apa kalo ibadah pake di-ekspose ke social media segala?
- yang maksiat aja berani terang-terangan, apakah kalau kita berbuat baik harus sembunyi-sembunyi gitu?

Ibadah kok terang-terangan segala pake di-ekspose?
- ibadah sembunyi-sembunyi itu baik, terang-terangan juga baik. yang ga baik itu terang-terangan ga ibadah, apalagi terang-terangan bangga mengerjakan yang haram.

Ga malu apa ibadah pake di-ekspose?
- yang pacaran, bahkan yang berzina terang-terangan aja pada ga punya malu, kenapa yang berbuat baik malah malu?

Riya dong?
- orang boleh nuduh riya, tapi yang melakukannya belum tentu riya, think positive. Kata Aa Gym, berburuk sangka itu pangkal dari kegelisahan.

Ga mau ikutan, takut dibilang riya!
- katanya bangga beragama Islam, tapi ibadah saja takut, teruslah berbuat baik, saling memotivasi, mari kita berlomba-lomba dalam kebaikan, fastabikhul khairat ..!

Gue tetap ga mau ikutan ah, nanti dibilang riya sama orang!
- kalau kita takut dibilang riya maka itu  riya, karena Anda memikirkan pendapat orang lain, orang ikhlas itu hanya memikirkan pendapat Allah.

Gue ga mau shalat dhuha di mushala, nanti dibilang riya!
Gue ga mau puasa senin-kamis, nanti dibilang riya!
Gue ga mau sedekah, nanti dibilang riya!
- yang penting kerjakan aja dulu terus-menerus, istiqomah. paling lama orang bilang kita riya itu seminggu-dua minggu, jika dia masih berpikir kita riya, sungguh ter..la..lu !!

terinspirasi dari twit-twitnya @PejuangSubuh

Jangan pernah berhenti mensyiarkan Islam, teruslah berkarya, mari kita selalu berbuat baik dan berlomba-lomba dalam kebaikan :-)
Mudah-mudahan Allah senantiasa meluruskan niat kebaikan, menjaga prasangka kita dan ibadah kita mendapatkan ridho-Nya, aamiin.

yuk silaturrahmi melalui twitter @fajarwan

Kamis, 28 Februari 2013

Jum'at Berkah dan Bercahaya


Hari Jum'at adalah hari yang paling berkah dan istimewa dibandingkan dengan hari-hari lainnya, banyak orang yang menantikan dan senang menyambut hari Jum'at. Kenapa? Karena kalo hari ini adalah hari Jum'at berarti besok adalah hari sabtu dan lusanya adalah minggu, weekend dong, hehe ..

Hari Jum'at adalah hari rayanya umat muslim, selain terdapat ibadah wajib shalat Jum'at, juga banyak amalan sunnah yang diutamakan dikerjakan pada hari Jum'at. Salah satunya adalah membaca surah Al-Kahfi, mengamalkannya ketika selesai shalat magrib di hari kamis (malam Jum'at) sampai dengan ketika menjelang adzan magrib pada hari Jum'at.

Surah Al-Kahfi terdiri dari 110 Ayat, sekitar 4-5 lembar Al-Qur'an. Kalau memang berat membaca 110 ayat, baca saja 10 ayat pertama dan 10 ayat terakhir surah Al-Kahfi, membaca 10 ayat pertama dan 10 ayat terakhir ini lebih singkat, mungkin sekitar 5 menit sudah selesai bacanya, tapi kalau punya waktu luang yang lebih banyak alangkah lebih baik lagi kita membaca keseluruhan ayat surah Al-Kahfi.

Nah, apa sih keutamaan membaca surah Al-Kahfi? Mari kita simak hadits berikut:
Dari Abu Sa’id al-Khudri radhiyallahu 'anhu, Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda,
"Barangsiapa membaca surat Al-Kahfi pada hari Jum’at, maka akan dipancarkan cahaya untuknya di antara dua Jum'at."
(HR. Al-Hakim: 2/368 dan Al-Baihaqi: 3/249. Ibnul Hajar mengomentari hadits ini dalam Takhrij al-Adzkar, “Hadits hasan.” Beliau menyatakan bahwa hadits ini adalah hadits paling kuat tentang surat Al-Kahfi. Syaikh Al-Albani menshahihkannya dalam Shahih al-Jami’, no. 6470)

Dari Ibnu Umar radhiyallahu 'anhuma, berkata: Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda,
“Siapa yang membaca surat Al-Kahfi pada hari Jum’at, maka akan memancar cahaya dari bawah kakinya sampai ke langit, akan meneranginya kelak pada hari kiamat, dan diampuni dosanya antara dua jumat.”
Al-Mundziri berkata: hadits ini diriwayatkan oleh Abu Bakr bin Mardawaih dalam tafsirnya dengan isnad yang tidak apa-apa. (Dari kitab at-Targhib wa al- Tarhib: 1/298)”

Jika kita seorang pelajar atau mahasiswa, maka belajarnya akan berkah dan bercahaya. Jika kita seorang pekerja, maka pekerjaannya akan bercahaya. Jika kita seorang guru, maka proses mengajarnya akan bercahaya. Jika kita seorang pengusaha, maka usahanya akan bercahaya. Jika kita sedang dalam perjalanan, maka perjalanannya akan bercahaya. Jika kita seorang atlet, maka latihannya akan bercahaya. Insya Allah ..
Kebetulan tiap hari Jum'at malam Saya dan teman-teman latihan Kempo di SMK Telkom Banjarbaru (promosi ni ye), insya Allah latihannya juga juga berkah dan bercahaya, aamiin Ë†⌣ˆ


Kan enak tuh kalau hidup selalu diberikan cahaya oleh Allah, hidup akan terus terang-benderang, apapun segala aktivitas yang kita kerjakan akan menjadi lebih berkah. Yang penting terus-menerus diamalkan di setiap hari Jum'at, Okkeh? Mari kita berjanji pada diri kita sendiri untuk rutin mengamalkannya. Karena amalan sunnah sekecil apapun, jika kita kerjakan dengan istiqomah akan menjadi lebih utama. Rasulullah bersabda:
“Amalan yang paling dicintai oleh Allah Ta’ala adalah amalan yang kontinyu, walaupun sedikit.” (HR. Muslim 783)

Bagi yang belum membaca surah Al-Kahfi, break dulu internetannya, buka Qur'annya ayo dibaca!! Ë†⌣ˆ
Mengamalkan sendiri saja tidak cukup, mari kita ajak teman-teman kita untuk mengamalkannya, silahkan artikel ini dicopas, dishare ke Facebook atau twitter. Semoga apapun aktivitas kita pada hari ini selalu diberikan keberkahan oleh Allah subhanahu wa ta'ala, aamiin, awali hari ini dengan senyuman Ë†⌣ˆ

yuk silaturrahmi melalui twitter, follow @fajarwan
sumber gambar ilustrasi bayuzuke.blogspot.com, indonesian.iloveallaah.com

Rabu, 27 Februari 2013

Renungan, Hadits tentang Alam Kubur (2)


'Selanjutnya,' sabda Nabi, 'Ketika orang-orang kafir dan fasik berada di ujung dunia dan gerbang akhirat, datanglah malaikat berwajah hitam kepadanya. Ia duduk di sebelah sambil terus melotot. Kemudian datanglah malaikat maut yang membawa tenunan kasar dan langsung menduduki kepalanya. Malaikat itu berkata, 'Wahai jiwa yang kotor, keluarlah menuju amarah  dan murka Allah.' Bergetarlah badannya. Ruhnya dicabut dari badan, sebagaimana dicabutnya bulu wol yang basah (lekat) dari alat panggang.

Seluruh malaikat di langit, bumi, dan juga yang berada diantara keduanya, melaknat. Dicabutlah nyawanya dan segera ditaruh ke dalam tenunan kasar. Dari tempat itu berhembuslah bau bangkai yang paling busuk di dunia. Ruhnya dibawa naik. Setiap malaikat yang dilalui pasti bertanya, 'Ruh siapa yang buruk ini?'. Dijawab, 'Ruh Fulan bin Fulan,' dengan menyebut nama paling buruk yang pernah dipakai di dunia. Hingga sampai di ujung langit dunia. Malaikat pembawa ruh itu minta dibukakan pintu, dan dikabulkan.'

Kemudian Rasulullah membaca ayat yang artinya,
"Tidak akan dibukakan pintu langit bagi mereka, dan tidak akan masuk surga, sampai seekor unta mampu masuk ke lubang jarum." (Al-A'raf : 40).

Lalu Allah berfirman, 'Tulislah catatannya dalam Sijjin, di dasar bumi yang paling bawah.' Maka ruhnya dilemparkan begitu saja.

Kemudian beliau membaca ayat,
"Barangsiapa mempersekutukan sesuatu dengan Allah, maka ia seolah-olah jatuh dari langit lalu disambar oleh burung, atau diterbangkan angin ke tempat yang jauh." (Al-Hajj : 31).

Setelah itu ruh tersebut dikembalikan ke jasadnya. Datanglah dua malaikat yang duduk di sampingnya. Mereka bertanya. 'Siapa Rabbmu?'. 'Ah... ah... aku tidak tahu,' jawabnya. 'Apa agamamu?' 'Ah... ah... aku tidak tahu,' Malaikat berkata, 'Engkau tidak pernah tahu dan tidak pernah membaca Al Qur'an..' Terdengarlah suara dari langit, bahwa ia seorang pendusta.

Lalu disediakanlah baginya kasur dari neraka dan dibukakan pintu neraka. Ia merasakan panasnya api neraka dan angin panas yang berhembus darinya. Kuburnya pun menyempit, sehingga meremukkan tulang-tulangnya. Lalu datanglah seorang yang buruk rupa dan pakaiannya. Aromanya busuk menyengat. Ia berkata, 'Berbahagialah dengan kejelekanmu. Inilah hari yang dijanjikan. Engkau enggan taat kepada Allah, tetapi sangat bersemangat dalam bermaksiat. Maka Allah mengganjarmu dengan kejelekan.' Mayit itu berkata, 'Siapa kamu? Wajahmu amat buruk,' Tamu itu berkata, 'Akulah amalmu yang buruk.'

[Ya, akulah amalmu yang buruk, akulah syirik yang pernah kau lakukan... akulah ucapan janji yang kau ucapkan menggunakan nama selain Allah.. akulah wujud peribadatanmu di kubur... akulah khamr yang kau minum.
Akulah zina yang kau lakukan dan riba yang kau makan. Akulah musik yang kau dengarkan dan kesombonganmu terhadap para pemberi nasehat. Akulah penentangmu terhadap Rabbul 'Aalamin.. Saat itu si hamba menyesal. Namun, apalah arti penyesalan saat itu?"
Penyesalannya semakin mendalam. Tetapi- sekali lagi - apa gunanya?
Di mana tangismu saat ini, ketika kau asyik melanggar larangan Allah... terpuruk dalam jurang kekejian dan syahwat? Berapa kali kau dinasehati agar menjaga kemaluan, menjaga pandangan dan pendengaran. Menangislah sekarang atau tidak sama sekali, karena semua itu tak akan menolongmu terhindar dari azab.]

Masuklah kamu ke dalamnya (rasakan panas apinya); maka baik kamu bersabar atau tidak, sama saja bagimu; kamu diberi balasan terhadap apa yang telah kamu kerjakan (At-Tur : 16).

Setelah itu, hamba tadi yakin bahwa apa yang akan ia tempuh setelah alam kubur lebih dahsyat dan kekal. Ia berkata, 'Wahai Rabbmu, jangan berlakukan kiamat.' Setelah itu ia menjadi buta, tuli dan bisu.

Tangannya memegang sepotong besi, yang bila dipukulkan ke sebuah gunung, gunung itu akan hancur. Ia dipukul dengan besi itu, hingga hancur menjadi tanah. Kemudian Allah mengembalikan ia ke bentuk sebelumnya, dan kembali dipukul. Ia menjerit keras. Saking kerasnya, semua makhluk mendengarnya, kecuali manusia dan jin'."

Semoga Allah menganugerahkan kemuliaan pada kita. Membekali kita sehingga selamat dari segala siksa. Semoga Ia -dengan fadhilah-Nya- berkenan menjadikan kita sebagai orang yang melaksanakan perintah dan menjauhi larangan-Nya. aamiin 

yuk berinteraksi melalui twitter, follow @fajarwan
disadur dari buku Malam Pertama di Alam Kubur, Dr. A'idh Al-Qarni, M.A dkk
sumber gambar ilustrasi aburamiza.wordpress.com